Cerita Rekan Kerja Pramugari Nam Air yang Jadi Korban Sriwijaya Air Jatuh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramugari Nam Air membawa foto  semasa hidup Isti Yudha Prastika korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di TPU Pondok Petir, Depok, Jawa Barat, Sabtu 16 Januari 2021. Isti Yudha Prastika merupakan pramugari maskapai Nam Air, anak perusahaan Sriwijaya Air. Tempo/Nurdiansah

    Pramugari Nam Air membawa foto semasa hidup Isti Yudha Prastika korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di TPU Pondok Petir, Depok, Jawa Barat, Sabtu 16 Januari 2021. Isti Yudha Prastika merupakan pramugari maskapai Nam Air, anak perusahaan Sriwijaya Air. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Rekan kerja Isti Yudha Prastika (34), pramugari Nam Air yang menjadi korban pesawat Sriwijaya Air jatuh, merasa kehilangan sosok perempuan ceria itu. Jenazah Isti telah dimakamkan pada Sabtu 16 Januari 2021 setelah berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Investigation (DVI).

    Isti adalah pramugari Nam Air yang menjadi penumpang di pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu.

    Kedatangan jenazah Isti di rumah duka di jalan Sumatera 9 Reni Jaya, Tangerang Selatan, disambut isak tangis keluarga dan rekan kerja.

    "Kerja bareng sudah kurang lebih 5 tahun selama saya di Nam Air, Isti orangnya baik banget, kita suka bareng-bareng setelah terbang, makan bareng juga," kata Aprilia Gita (27) rekan sesama pramugari Nam Air saat ditemui di rumah duka, Sabtu. 

    Menurut Gita, Isti adalah sosok orang yang humoris dan ceria. Apabila sedang bekerja, Isti tidak pernah memperlihatkan kalau ia sedang ada masalah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.