Klaster Keluarga Sumbang 44 Persen Kasus Covid-19 di DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020. Menjelang libur akhir tahun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta membuka pemesanan tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk periode H+30 atau hingga 31 Desember 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    Calon penumpang menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020. Menjelang libur akhir tahun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta membuka pemesanan tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk periode H+30 atau hingga 31 Desember 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat klaster keluarga menjadi sumber lonjakan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, dari data 11–17 Januari 2021, proporsi klaster keluarga terus meningkat dibanding pekan-pekan sebelumnya.

    "Saat ini sudah mencapai 44 persen, dari sebelumnya 40 persen, 41 persen, dan 43 persen," kata Dwi melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Januari 2021.

    Menurut dia, penularan klaster dari anggota keluarga naik imbas libur natal dan tahun baru kemarin. Sedangkan, klaster perkantoran menurun, yaitu 2,7 persen.

    Data 3-17 Januari 2021 menunjukkan sudah ada 442 klaster keluarga dengan 1.241 kasus positif yang mayoritas melakukan perjalanan dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Banten. "Rata-rata dengan menggunakan kendaraan pribadi."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?