Cerita RT Soal Mobil Mencurigakan di Depan Rumah Ketua KNPI Haris Pertama

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum KNPI Haris Pertama. Facebook.com

    Ketua umum KNPI Haris Pertama. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Yasin, Ketua RT di kediaman Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia atau DPP KNPI Haris Pertama, membenarkan soal dugaan teror yang menimpa warganya itu pada Senin dini hari kemarin. Yasin juga mengaku melihat mobil mencurigakan yang lewat di depan rumah Haris.

    "Sekitar jam 01.00 saya ditelepon sama Pak Haris, dia bilang ada yang ngikutin," ujar Yasin saat dihubungi Tempo, Selasa, 2 Februari 2021.

    Yasin yang rumahnya tak begitu jauh dari kediaman Haris, bergegas datang ke sana. Saat tiba, ia melihat sebuah mobil tak dikenal yang masuk ke gang rumah Haris. Kendaraan itu mencurigakan karena melintas pada pukul 01.00 pagi dan mengarah ke jalan yang sedang ditutup.

    Baca juga: Ketua RT Cerita Pengamanan di Rumah Pelapor Abu Janda Usai Diteror

    "Mobilnya kecil, kayak Ayla gitu. Penumpangnya gak kelihatan karena kaca gelap semua," ujar Yasin.

    Kecurigaan Yasin bertambah saat pengemudi mobil bertanya ke satpam soal arah jalan yang satu arah. Selain itu, pengemudi juga bertanya ke satpam soal masjid Al Ikhlas yang jaraknya tak jauh dari sana.

    Yasin mengatakan baru meninggalkan rumah Haris Pertama sekitar pukul 03.00 pagi. "Dia bilang udah aman, Pak kayaknya. Jadi saya pulang," kata Yasin.

    Sementara itu Haris mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan sejumlah saksi dan barang bukti seperti rekaman CCTV tindakan teror itu. Selain itu, ia mengatakan akan ada penjagaan ekstra di depan rumahnya setelah teror tersebut terjadi.

    Dugaan teror itu terjadi setelah Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Mabes Polri.

    KNPI total membuat dua laporan polisi untuk Abu Janda. Pertama, terkait dugaan pencemaran nama baik, kebencian atau permusuhan individu dan atau antargolongan via media elektronik oleh Abu Janda terhadap Natalius Pigai. Kedua, dugaan penistaan agama oleh Abu Janda terkait cuitannya tentang 'Islam Arogan'.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.