Anies Baswedan: Kita Harus Terus Kampanye Masker ke Warga Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya pada Rabu, 3 Februari 2021. Tempo/Adam Prireza

    Gubernur Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya pada Rabu, 3 Februari 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran dan Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurrachman meluncurkan gerakan Jakarta Bermasker.

    "Kami me-launching kembali gerakan Jakarta bermasker. Tadi diikuti sekitar 413 kampung tangguh yang berbasis komunitas," kata Fadil Imran di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu, 3 Ferbruari 2021.

    Fadil mengatakan bahwa di kampung-kampung tangguh itu, pihaknya membagikan masker. Target utamanya adalah ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, pengurus masjid dan Bhayangkari.

    Baca juga: Sidak ke Wilayah Pancoran, Fadil Imran: Kasus Positif Covid-19 Tinggi

    "Diharapkan dengan mengingatkan kembali bagaimana menggunakan masker yang benar, angka kasus aktif setiap harinya bisa kurang," kata Fadil.

    Senada dengan Fadil, Anies Baswedan mengatakan bahwa kampanye penggunaan masker harus terus dilakukan. Karena itu, gerakan Jakarta Bermasker ini dinilai sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk kampanye tersebut.

    "Karena itulah kita mengkampanyekan terus menerus kepada warga se-Jabodetabek agar lebih disiplin, lebih konsisten," kata Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Varian Covid-19 AY.4.2 Delta Plus yang Bisa Memicu Gelombang Ketiga

    Menteri Kesehatan memberi isyarat bahaya gelombang ketiga yang disebabkan varian Delta Plus. Walau pun masih dalam batas aman, publik diharap waspada.