Jakarta Utara Bahas PPKM Mikro, Simak Pembatasan yang Akan Berlaku

Penumpang menaiki Bus Transjakarta saat melintasi kawasan Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021. Salah satu bentuk pengetatan dengan melakukan pembatasan kapasitas dan operasional transportasi umum hingga pukul 19:00. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Pada pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro, Pemerintah Kota Jakarta Utara akan memprioritaskan pembatasan di zona merah dan oranye. 

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan PPKM Mikro akan berlaku hingga tingkat rukun tetangga (RT) dengan mengatur segala kegiatan yang berpotensi memunculkan penularan Covid-19.

"Dengan mempertimbangkan kriteria zonasi, dimana pada zona merah dan oranye harus benar-benar mendapatkan perhatian ketat," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 8 Februari 2021.

Penerapan PPKM Mikro di Jakarta Utara ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian dan Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Kebijakan PPKM Mikro, menurut Ali, mengatur soal pelacakan kontak erat, memberikan ruang isolasi mandiri atau terpusat, dan penutupan sarana umum untuk mencegah kerumunan. Orang keluar-masuk wilayah RT dibatasi maksimal hingga pukul 20.00 dan meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan.

Dia memaparkan, diperlukan pembentukan posko tingkat desa dan kelurahan. Posko ini berfungsi sebagai sarana koordinasi pengawasan dan evaluasi.

"Nantinya posko tersebut memiliki fungsi pencegahan, penanganan, pembukaan, dan mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19," ucap dia.

Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkompimko) Jakarta Utara telah menggelar rapat terbatas membahas PPKM Mikro pada Senin, 8 Februari 2021.

Ali berharap seluruh elemen masyarakat mau terlibat aktif menyukseskan program tersebut. Dia pun mengajak semua pihak, baik aparat, relawan, hingga para tokoh, untuk berjuang bersama melawan Covid-19.

Baca juga: Perpanjangan PSBB Jakarta Ikuti Pelonggaran PPKM Mikro Pemerintah Pusat

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar atau PSBB selama dua pekan mulai hari ini hingga 22 Februari 2021. DKI Jakarta tidak menggunakan istilah PPKM seperti yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Namun, peraturan dalam PSBB tetap mengacu pada aturan yang disiapkan pemerintah pusat.






Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

4 jam lalu

Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

Rusun Polri Menteng dibangun dengan dana hibah dari tiga tahun anggaran APBD DKI 2020-2022. Diresmikan Anies Baswedan.


Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

9 jam lalu

Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

Anies Baswedan berharap kolaborasi antara Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya akan terus berlanjut.


Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

14 jam lalu

Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

PKS disebut-sebut bakal menjalin koalisi bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

14 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

15 jam lalu

NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

Puan Maharani mengatakan tiap partai politik memiliki mekanisme masing-masing untuk memilih calonnya.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

16 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


5 Tahun Anies Baswedan Jadi DKI 1, Seperti Apa Pengembangan Transportasi Umum di Jakarta?

20 jam lalu

5 Tahun Anies Baswedan Jadi DKI 1, Seperti Apa Pengembangan Transportasi Umum di Jakarta?

Anies Baswedan segera mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur DKI. Apa saja pengembangan transportasi umum yang sudah berjalan di DKI?


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

20 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

21 jam lalu

Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

"Pak Anies memahami, selama ini, kan tidak mencampuradukkan urusan DKI dengan urusan politik," kata Wagub DKI Riza Patria


Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

23 jam lalu

Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

"Partai saya, Partai Gerindra bersepakat mengusung Pak Prabowo sebagai capres pada Pemilu 2024," kata Riza Patria