Menjelang Imlek, Pemprov DKI Jamin Ketersediaan Bandeng dan Daging Babi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan lapak penjual ikan bandeng menjelang Imlek di kawasan Rawa Belong, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. Ikan bandeng dijual mulai dari harga Rp. 70.000 per kilo. TEMPO/Fajar Januarta

    Deretan lapak penjual ikan bandeng menjelang Imlek di kawasan Rawa Belong, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. Ikan bandeng dijual mulai dari harga Rp. 70.000 per kilo. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) menjamin ketersediaan komoditas ikan bandeng dan daging babi menjelang Imlek 2021. Kedua komoditas tersebut mengalami kenaikan permintaan menjelang Tahun Baru Cina pada 12 Februari 2021. 

    "Pasokan daging babi dan ikan bandeng di Jakarta akan menyesuaikan dengan permintaan pasar. Masyarakat tidak perlu khawatir kedua komoditas itu dipastikan cukup," ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas KPKP Suharini Eliawati dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 Februari 2021. 

    Selain daging babi dan ikan bandeng, Eliawati menerangkan daging sapi dan cabai merah juga mengalami kenaikan harga menjelang perayaan Tahun Baru Cina. Namun kenaikan harga terjadi bukan cuma di Jakarta saja, melainkan secara nasional juga. 

    Untuk cabai merah, Eliawati menjelaskan penyebab mengalami kenaikan harga karena musim hujan yang melanda berpengaruh pada produksi cabai nasional. Sedangkan untuk daging sapi disebabkan meningkatnya harga dari negara asal, sehingga harga di Jakarta menyesuaikan. 

    "Namun Pemprov DKI Jakarta akan memastikan menjelang Imlek kondisi pangan tersedia dan stabil harganya," ujar Eliawati. 

    Untuk mengontrol harga dan ketersediaan stok pangan di lapangan, Eliawati menjelaksan pihaknya rutin memantau stok 10 komoditas strategis, seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, gula pasir dan minyak goreng. 

    "Kami juga menggelar pangan murah berkolaborasi dengan Badan Ketahanan Pangan Kementan fokus pada 10 pangan strategis," kata Eliawati. 

    Baca juga: Anies Baswedan Minta Warga Tak Bepergian Saat Libur Imlek

    Dinas KPKP juga melakukan pengawasan pangan segar terpadu hasil pertanian, perikanan, dan peternakan di pasar serta swalayan menjelang Imlek. Hal ini untuk memberikan rasa aman agar pangan yang beredar di Jakarta bebas dari bahan kimia berbahaya. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H