Banjir dI Jakarta, Polda Metro Jaya Alihkan Arus Lalu Lintas di Sejumlah Jalan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir di berbagai wilayah Jakarta pagi ini, Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Genangan banjir yang mengganggu arus lalu lintas itu terjadi di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.   

    Akun Instagram resmi @TMC Polda Metro Jaya menyebutkan pengalihan arus dilakukan di Kolong Tol Cawang arah Tanjung Priok pukul 05.54, ketinggian genangan antara 60 hingga 70 sentimeter (cm). Kendaraan dialihkan ke Tol Semanggi.

    Pukul 06.39, Jalan Suprato, Kampung Makasar, Jakarta Timur dialihkan sementara karena genangan setinggi 50 hingga 60 cm.

    Genangan setinggi 50 cm juga terjadi di depan Pasar Jagal Buncit Jalan Kemang Utara 9, Jakarta Selatan pukul 06.42.

    Genangan setinggi 40-50 cm terdapat di depan Kemenhan Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur terjadi pukul 07.08. Kendaraan sejenis sedan diimbau agar tidak melintas.

    Genangan setinggi 30 cm terpantau pukul 07.12 di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur sebelum Kampus Borobudur arah DI Panjaitan. Kendaraan diimbau agar hati-hati saat melintas.

    Pukul 07.22, genangan setinggi 30-50 cm terjadi di depan C'one Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat arah Senen. Polisi melakukan pengalihan lalu lintas kendaraan ke jalur cepat.

    Baca juga: Banjir di Cipinang Melayu Dini Hari Tadi, Damkar Kerahkan 6 Pompa Sedot Air

    Banjir setinggi 100 cm terjadi di terowongan Exit Tol Kalimalang, lalu lintas sementara tidak bisa dilintasi kendaraan sejenis roda dua. Banjir disebabkan hujan merata sejak Kamis hingga Jumat pagi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto