Banjir di Cipinang Melayu, 27 Warga Dievakuasi Pemadam Kebakaran

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ilustrasi Banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, JakartaBanjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, belum juga surut hingga Jumat pagi sekitar pukul 10.30. Petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur mengerahkan lima perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumahnya.

    "Sampai saat ini sudah 27 orang yang kami evakuasi," ujar Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Gatot Sulaiman saat dihubungi Tempo, Jumat, 19 Februari 2021. Rumah warga kebanjiran hingga setinggi satu meter.

    Baca: Waspadai Banjir, Ketinggian Muka Air Bendung Katulampa Siaga 3

    Petugas juga mengoperasikan mesin pompa untuk menyedot air dan membuangnya ke Kali Malang. 

    ADVERTISEMENT

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD meminta masyarakat mewaspadai banjir karena ketinggian muka air di beberapa pintu air mulai masuk ke status Siaga 3. Lewat akun media sosialnya BPBD DKI Jakarta memberitahukan ketinggian muka air di Pintu Air Karet kini memasuki status Siaga 3.

    "Pukul 04.00 Tinggi Muka Aair 460 sentimeter, hujan (Waspada/Siaga 3)." akun @BPBDJakarta mencuit pada Jumat, 19 Februari 2021. Pintu Air Pulo Gadung kini juga berstatus Siaga 3 dengan ketinggian muka air 610 sentimeter.

    Masyarakat diminta waspada banjir. "Antisipasi wilayah: Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading Barat, Koja, Pulo Gadung, Sungai Bambu, Sunter Jaya, Sumur Batu, Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara, Kebon Bawang." BPBD mencuit.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.