PN Jakarta Timur Besok Gelar Sidang Rizieq Shihab, Agendanya Putusan Sela

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Terdakwa kasus kerumunan di Petamburan, Rizieq Shihab, saat dibawa kembali ke tahanan usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat, 26 Maret 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Negeri atau PN Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan Rizieq Shihab pada Selasa 6 April 2021 dengan putusan sela dari majelis hakim.

"Putusan sela untuk perkara nomor 221, 222, dan 226," kata Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal saat dikonfirmasi, Senin, 5 April 2021.

Perkara dengan nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt Tim terkait kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab.

Sementara untuk perkara dengan nomor 222/Pid.B/2021/PN.Jkt Tim juga untuk kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus dan Maman Suryadi.

Baca juga : Eks Anggota FPI Jadi Terduga Teroris Condet, Aziz Yanuar: Itu Antek Intelijen

Selanjutnya, perkara nomor 226/Pid.B/2021/PN.Jkt Tim terkait kerumunan di Megamendung dengan terdakwa Rizieq Shihab.

Alex mengatakan bahwa jalannya sidang yang menghadirkan para terdakwa, termasuk Rizieq Shihab itu juga masih disiarkan secara langsung melalui YouTube PN Jakarta Timur.

ANTARA






Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

2 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

2 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

2 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

2 hari lalu

Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.


Anies Ingatkan Pedagang Tak Ambil Untung Besar di Barang yang Diperlukan Rakyat

3 hari lalu

Anies Ingatkan Pedagang Tak Ambil Untung Besar di Barang yang Diperlukan Rakyat

Anies Baswedan mengingatkan kepada pedagang barang kebutuhan untuk rakyat banyak agar wajar dalam mengambil keuntungan.


YouTube Umumkan Cara Baru Monetisasi

3 hari lalu

YouTube Umumkan Cara Baru Monetisasi

Ayo Tambah Pundi-Pundi, YouTube Umumkan Cara Baru Monetisasi


Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

9 hari lalu

Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

Presiden Biden meminta orang Amerika lantang menentang rasisme dan ekstremisme, berharap Kongres hentikan medsos sebar kebencian


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

10 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

10 hari lalu

Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

Sebelum dinyatakan tewas, 6 anggota FPI diduga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian dalam peristiwa Kilometer 50 atau KM 50.


Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

10 hari lalu

Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

Kasus Brigadir J dan KM 50 yang pernah ditangani Ferdy Sambo dinilai memiliki kesamaan berupa rekayasa baku tembak oleh aparat kepolisian.