Sudah 1.000 Anggota Polda Metro Jaya Terpapar Covid-19 Sejak Pandemi, Sekarang?

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kepolisian saat mengikuti apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri  juga meminta jajarannya turut serta membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Anggota kepolisian saat mengikuti apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri juga meminta jajarannya turut serta membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak awal pandemi hingga sekarang, sudah ada lebih dari 1.000 aparat kepolisian di Polda Metro Jaya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Bidokkes Polda Metro Jaya Komisaris Besar Didiet Setioboedi menjelaskan jumlah anggota kepolisian yang terpapar Covid-19 tak sebanyak sebelumnya.  

    "Dari data di saya ada seribu sekian yang pernah terjangkit Covid-19. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah menurun sekali," ujar Didiet di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 6 April 2021. 

    Menurut Didiet, Polda Metro Jaya sempat menjadi Polda dengan aparat kepolisian positif Covid-19 terbesar di Indonesia. Namun pada saat ini ia mengklaim jumlah yang positif tak sampai 50 orang. 

    "Ada 30-an lah yang masih dirawat di rumah sakit dan beberapa isolasi mandiri di rumah. Kami monitor terus," ujar Didiet. 

    Untuk memberantas penularan Covid-19 di Polda Metro Jaya, Bidokkes melakukan vaksinasi massal. Hingga hari ini, sudah 14 ribu anggota kepolisian yang divaksin Covid-19 atau 50 persen dari seluruh anggota Polda Metro Jaya. 

    Vaksinasi Covid-19 itu diprioritaskan bagi polisi yang saat ini bekerja di lapangan dan memiliki risiko terpapar Covid-19 paling tinggi, seperti dari kesatuan Babinkamtibmas, Polisi Lalu Lintas, dan penyidik reserse. 

    "Kami mengejar semua anggota divaksin dalam dua bulan ini," ujar Didiet. 

    Selain pemberian vaksin Covid-19, Bidokkes memberikan suplemen tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh anggota. Ia juga mengimbau agar aparat kepolisian menerapkan protokol 3M walaupun sudah mendapat vaksin.

    Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Sudah 14 Ribu Anggota Polda Metro Jaya Mendapatkan

    Proses vaksinasi Covid-19 terhadap anggota polisi telah dilakukan sejak awal Maret 2021. Selain polisi, vaksin juga diberikan kepada atlet, PNS, awak media, hingga warga lansia yang berisiko tinggi terpapar Covid-19. Vaksinasi ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.