Polisi Bakal Periksa Bams Eks Samsons dan Desiree Tarigan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Hotman Paris Hutapea mendampingi Desiree Tarigan, ibunda Bams eks Samsons dan putranya memberikan klarifikasi terkait kemelut rumah tangga bersama Hotma Sitompul di kawasan Antasari, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. Selaku kuasa hukum, Hotman Paris berharap konflik rumah tangga Hotma dan Desiree dapat diselesaikan secara kekeluargaan. TEMPO/Nurdiansah

    Pengacara Hotman Paris Hutapea mendampingi Desiree Tarigan, ibunda Bams eks Samsons dan putranya memberikan klarifikasi terkait kemelut rumah tangga bersama Hotma Sitompul di kawasan Antasari, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. Selaku kuasa hukum, Hotman Paris berharap konflik rumah tangga Hotma dan Desiree dapat diselesaikan secara kekeluargaan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pihaknya saat ini sudah memproses laporan yang dibuat oleh IR, 27 tahun, asisten rumah tangga di rumah Bams eks vokalis grup musik Samsons dan ibunya, Desiree Tarigan. IR melaporkan Bams dan Desiree karena dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan keduanya. 

    "Ini masih kami teliti dulu laporan dari pelapor, apakah memenuhi unsur yang dipersangkakan," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 9 April 2021. 

    Yusri menerangkan pihaknya memerlukan waktu untuk membuktikan tindak penganiayaan itu, sebab kejadiannya berlangsung pada akhir Februari 2021. Oleh sebab itu, penyidik akan mendalami barang bukti serta memanggil pihak pelapor dan terlapor untuk memberikan kesaksian di kasus ini. 

    Baca juga: Desiree Tarigan Polisikan Hotma Sitompul Soal Fitnah Perselingkuhan

    "Nantinya kalau memang memenuhi unsur persangkaannya, kami lakukan penyelidikan. Kemungkinan empat terlapor ini kami klarifikasi," ujar Yusri. 

    Desiree Tarigan dan Bams yang bernama asli Bambang Reguna Bukit dilaporkan IR ke Polda Metro Jaya pada Rabu kemarin. Dalam laporan bernomor LP/1839/IV/YAN.2.5/2021/ SPKT PMJ, terdapat dua orang lainnya yang ikut dilaporkan, yakni Vino dan Prianka Reguna Bukit. 

    "Handphone saya disita sama orang itu. Udah gitu saya dicaci-maki sama orang tersebut sampai merusak rumah tangganya, dituding menerima bayaran untuk memata-matai," ujar IR menjelaskan tindak penganiayaan yang diterimanya.

    IR menjelaskan usai ponselnya disita oleh terduga penganiaya pada 24 Februari 2021, ia juga mendapat caci maki dan tak diperbolehkan keluar rumah. Bahkan saat akan ke kamar mandi, IR harus meminta izin. "Sampai handphone saya pun dikloning sama mereka," ujar IR. 

    Adapun bentuk penganiayaan yang IR alami seperti kedua matanya dicolok oleh para pelaku. IR mengatakan pelaku yang melakukan kekerasan fisik berinisal N dan S, belum diketahui siapa dua orang yang dimaksud oleh korban itu. 

    Sedangkan kekerasan yang dilakukan Bams eks Samsons dan Desiree, menurut IR, berupa perampasan ponsel dan mencaci maki dengan kata-kata kasar. Keduanya bahkan mengancam akan melaporkan IR ke polisi. 

    Dugaan penganiayaan yang dialami oleh IR diduga karena permasalahan rumah tangga Dessire Tarigan dan Hotma Sitompul. IR dituduh menjadi mata-mata dalam perselisihan rumah tangga mereka. 

     M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H