Kapolda Fadil Imran Instruksikan Anak Buahnya Tetap Razia Knalpot Bising

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah knalpot bising ditampilkan sebelum dimusnahkan di aula Polres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Jumat, 19 Maret 2021. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Sejumlah knalpot bising ditampilkan sebelum dimusnahkan di aula Polres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Jumat, 19 Maret 2021. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Razia knalpot bising diminta tetap diteruskan. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran mengatakan hal ini untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

    "Kalau kita istirahat dengan situasi yang tenang akan berbeda, jika beribadan tanpa ada suara knalpot yang bising juga akan berbeda," ujar Fadil Imran di Jakarta, Ahad, 18 April 2021.

    Sebelumnya, sebanyak 34 kendaraan roda dua terjaring Operasi Keselamatan Jaya 2021 yang dilaksanakan di sekitar wilayah Jalan Sudirman-Thamrin dan Monas, Jakarta Pusat pada Ahad dini hari.

    Razia ini menurut Fadil juga sebagai langkah antisipasi terhadap tawuran antarkelompok yang kerap terjadi di Ibu Kota.

    Fadil mengatakan sanksi tilang sebesar Rp 250 ribu menanti para pengendara motor yang tetap menggunakan knalpot bising.

    "Bagi mereka yang berkendara khususnya yang menggunakan knalpot bising itu bisa dikenakan pasal 285 Undang-Undang Lalu Lintas," tambahnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H