Flyover Cakung Resmi Diujicoba Sampai Lusa, Sudah Dilengkapi Jalur Sepeda

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi flyover. TEMPO/Fakhri Hermasnyah

    Ilustrasi flyover. TEMPO/Fakhri Hermasnyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Flyover alias jalan layang Cakung yang menghubungkan Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, juga dilengkapi dengan jalur sepeda.

    Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan  jalur sepeda yang berada masing-masing di sisi kiri jalan itu dibuat menyatu dengan ruas jalan lain tanpa penyekatan.

    "Jadi jalur sepeda ini memang mixing dengan jalan dan sudah kita buat marka sendiri," kata Hari Nugroho saat meninjau pelaksanaan uji coba tahap pertama "flyover" Cakung, Senin, 19 April 2021.

    Hari Nugroho menjelaskan bahwa tidak adanya pembatas antara jalur sepeda dan kendaraan bermotor agar tidak terjadi penyempitan lajur.

    "Mudah-mudahan aman karena kalau kita buat secara proteksi, secara permanen akan membuat jalan itu jadi sempit. Saya rasa seperti itu sudah cukup itu," ujar Hari Nugroho.

    Hari melanjutkan juga sudah membuat marka dan tanda mengenai adanya jalur sepeda di sisi kiri "flyover" Cakung, sehingga diharapkan para pengguna kendaraan bermotor dapat memberikan akses bagi pesepeda.

    "Kita sudah kasih tanda dari bawah bahwasanya jalur sepeda ada di sisi kiri," imbuhnya.

    Sebelumnya Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan uji coba tahap pertama flyover Cakung yang dilakukan pada periode 19 - 21 April 2021. Pengguna kendaraan dapat melintasi jalan layang sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer tersebut mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB selama masa uji coba berlangsung.

    Baca juga : TNI Selamat Usai Mobilnya Tertimpa Truk Tanah, Polisi: Mukjizat
    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.