Kapolsek Minta Warga Tidak Berspekulasi Kebakaran Taman Sari Ulah Pasutri

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencari sisa barang-barang pasca kebakaran pemukiman padat penduduk di jalan Keadilan Dalam, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin, 19 April 2021. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun lima orang mengalami luka-luka. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga mencari sisa barang-barang pasca kebakaran pemukiman padat penduduk di jalan Keadilan Dalam, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin, 19 April 2021. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun lima orang mengalami luka-luka. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolsek Taman Sari Komisaris Iver Son Manossoh minta masyarakat tidak berspekulasi soal penyebab kebakaran Taman Sari. Informasi yang berkembang di masyarakat, kebakaran disebabkan keributan pasangan suami istri di sebuah rumah kontrakan di permukiman padat itu. 

    Kapolsek Taman Sari mengatakan penyidik sudah meminta keterangan dari pasangan suami istri yang diisukan sebagai sumber kebakaran di Kelurahan Keagungan, Jakarta Barat tersebut. Namun, Iver meminta isu tersebut tak menjadi spekulasi.

    "Informasi itu masih kita uji. Untuk sementara kita tidak boleh menambah masalah bagi korban. Karena informasi yang salah bisa menimbulkan kemarahan dan persekusi," kata Iver saat dihubungi, Selasa, 20 April 2021.

    Untuk mencari sebab pasti kebakaran di Taman Sari, kata Iver, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP di lokasi tersebut. Tim yang melakukan olah TKP berasal dari Puslabfor Mabes Polri. Iver mengatakan, olah TKP dilakukan untuk menganalisa titik awal api.

    "Tadi tim mengambil semua sampel sesuai kebutuhan, seperti serbuk-serbuk, tanah dan lain-lain," kata Iver.

    Sempat beredar pesan di media sosial warga korban kebakaran Taman Sari bahwa sumber api berasal dari sebuah rumah kontrakan yang penghuninya tengah bertengkar. 

    "Dipicu pertengkaran suami istri. Pasangan itu ribut, salah satunya membakar bantal, sehingga merembet ke barang-barang lain," kata warga korban kebakaran bernama Danang di Jakarta Barat, Senin, 20 April 2021.

    Informasi itu diketahui Danang dari pesan yang beredar di media sosial. "Salah satu dari pasangan itu merekam dan menyebarkan lewat WhatsApp," ujarnya. Kebakaran di rumah kontrakan itu lantas membesar dan dengan cepat merambat ke rumah lain di sekitarnya karena lokasi kebakaran merupakan permukiman padat. "Tabung elpiji, sepeda motor bahkan ada yang meledak," kata Danang.

    Kebakaran Taman Sari di Jalan Keadilan I, Jakarta Barat terjadi pada Minggu, 18 April 2021. Sebanyak 112 rumah ludes terbakar dalam peristiwa itu.

    Baca juga: Kebakaran Taman Sari Diduga Akibat Cekcok Suami Istri, Polisi: Masih Diselidiki


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.