Hari Buruh 2021, Massa Aliansi GEBRAK dan Polisi Sempat Cekcok di MH Thamrin

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK), Nining Elitos, menyampaikan orasi dari atas mobil komando dalam rangka May Day 20201 di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Mei 2020. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Juru bicara Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK), Nining Elitos, menyampaikan orasi dari atas mobil komando dalam rangka May Day 20201 di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Mei 2020. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Jakarta - Di Hari Buruh, massa aksi dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) dan polisi terlibat selisih di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, pada Sabtu siang 1 Mei 2020.

    Massa yang ingin maju ke kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha tertahan di jalan tersebut.

    Menurut Juru Bicara GEBRAK, sebagian massa aksi dari aliansinya tidak diizinkan polisi masuk ke dalam barisan. Akibatnya, sebagian massa yang berada di Jalan MH Thamrin arah Bundaran HI tersebut terpisah.

    "Kami mohon kepada bapak-bapak polisi yang ada di belakang agar mengizinkan kawan-kawan kami bergabung," kata Nining dari atas mobil komando.

    Sementara dari Jalan M.H Thamrin arah Istana Negara, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hengki Hariadi meminta massa gebrak untuk segera maju ke area Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Namun, massa tak mau maju karena rekan-rekannya masih tertahan.

    "Ayo maju sekarang. Nanti keburu magrib," kata Hengky melalui pengeras suara.

    Aksi saling tarik-ulur ini berlansung dalam hitungan jam. Hengki juga sempat menyatakan massa tidak tertib protokol kesehatan karena tidak menjaga jarak. Namun menurut Nining, kondisi massa dari aliansinya terjebak oleh tindakan polisi.

    Sebelum GEBRAK datang ke area itu, massa buruh lain dari KSPI telah melakukan unjuk rasa Hari Buruh 2021. Namun, massa yang dipimpin oleh Said Iqbal itu bubar pada siang harinya.

    M YUSUF MANURUNG
    Baca juga : Buruh Desak MK Adil Soal Gugatan UU Cipta Kerja: 7 Gubernur Termasuk Anies Juga Tolak UU


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi