Marah karena 239 Pejabat Tak Jalankan Instruksi, Anies Baswedan: Malu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 31 Maret 2021. Kampung tersebut sebelumnya dilanda kebakaran. Dok: Humas Pemprov

    Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 31 Maret 2021. Kampung tersebut sebelumnya dilanda kebakaran. Dok: Humas Pemprov

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan marah kepada 239 pejabat non-administrator yang tak menjalankan instruksi Sekretaris Daerah DKI Marullah Matali. Anies menegaskan kepada anak buahnya untuk disiplin menjalankan perintah di dalam sebuah organisasi.

    "Saya ingin sampaikan di sini kita malu sesungguhnya. Malu kenapa ada instruksi tidak dilaksanakan," kata dia di lapangan Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 10 Mei 2021.

    Masalah yang disorot Anies adalah 239 pejabat tak melakukan instruksi Sekda DKI Marullah Matali untuk mendaftar seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama atau eselon 2. Padahal, 239 orang itu telah memenuhi syarat.

    Anies mengingatkan pemerintah DKI Jakarta tidak bisa bekerja dengan baik apabila tak ada disiplin organisasi. Ketaatan, dia menuturkan, adalah sesuatu yang penting.

    Jika tak bisa menjalankan perintah, 239 pejabat itu seharusnya melaporkan ketidaksanggupannya. "Tapi bukan diam berharap tidak menjadi masalah," kata Anies Baswedan.

    Baca juga: Penataan Kantor Perangkat Daerah Balai Kota, Wagub DKI: Bukan Perombakan Besar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi