Cegah Kerumunan Peziarah, 150 Personel Gabungan Jaga TPU Tegal Alur

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berziarah usai melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis, 13 Mei 2021. Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta melarang warga Ibu Kota untuk melaksanakan ziarah kubur saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021. Larangan tersebut berlaku selama 5 hari, mulai Rabu (12/5) sampai dengan Minggu (16/5). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah warga berziarah usai melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis, 13 Mei 2021. Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta melarang warga Ibu Kota untuk melaksanakan ziarah kubur saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021. Larangan tersebut berlaku selama 5 hari, mulai Rabu (12/5) sampai dengan Minggu (16/5). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga tempat pemakaman umum atau TPU Tegal Alur, Jakarta Barat dari kerumunan peziarah. Sampai hari ini, TPU tersebut masih ditutup dari peziarah. 

    "Hari ini jajaran Polsek Kalideres di-back up Polres beserta 3 pilar dengan jumlah update terakhir 150 personel," ujar Kapolsek Kalideres Slamet Riyadi saat dihubungi, Sabtu, 15 Mei 2021. 

    Slamet menjelaskan, ratusan personel kepolisian disiagakan membantu Satpol PP untuk mencegah masyarakat merangsek masuk ke TPU tersebut. Insiden ini sebelumnya terjadi pada Jumat kemarin. 

    Ratusan personel itu, kata Slamet, dibagi ke sejumlah pintu masuk untuk berjaga.

    "Di sini selain ada 4 pintu utama di depan, penjagaan juga di titik-titik yang menjadi masuknya warga itu. Hal ini agar tidak ada yang masuk ke area pemakaman sampai tanggal 16 Mei nanti," kata Slamet.

    Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah melarang ziarah kubur saat Lebaran pada 12 - 16 Mei 2021. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasj penularan Covid-19 yang dipicu kerumunan para peziarah.

    Slamet mengingatkan agar masyarakat yang mau mendoakan keluarganya dapat melakukannya dari rumah masing-masing. Ia juga mengimbau agar warga menunda ziarahnya. 

    "Situasi pandemi diharapkan tetap melakukan doa terhadap almarhum atau almarhumah di rumah saja, mudah-mudahan juga nyampe doanya," kata Slamet.

    Baca juga: Peziarah Nekat Meski Ziarah Kubur Dilarang, Ini Kata Anies Baswedan



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi