Gelar Apel Malam, Anies Baswedan: Jakarta Sedang Butuh Perhatian Ekstra

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar apel bersama jajaran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Ahad, 13 Juni 2021.

    "Malam hari ini kita semua harus sadar bahwa Ibu Kota dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra," kata Anies dalam sambutannya.

    Anies mengatakan penambahan kasus Covid-19 di Jakarta sedang tinggi dalam satu pekan terakhir. Pada 6 Juni lalu, kasus Covid-19 berjumlah 11.500. Namun pada hari ini, jumlahnya menjadi 17.400.

    "Dalam waktu satu minggu mengalami pertambahan 50 persen, postivity rate juga meningkat, yang minggu lalu 9 persen, hari ini menjadi 17 persen," kata Anies.

    ADVERTISEMENT

    Di sisi lain, kata Anies, kemampuan testing DKI Jakarta sudah ditingkatkan menjadi 8 kali lipat dari standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Anies berujar, keterisian tempat isolasi di rumah sakit yang berada di kawasan Ibu Kota juga mengalami peningkatan.

    "Pekan lalu terisi 45 persen, hari ini 75 persen," kata Anies.

    Karena kondisi itu, kata Anies, apel digelar malam ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kembali kesiagaan pemerintah daerah dan aparat dari TNI-Polri

    "Seluruh komponen masyarakat harus kembali mulai melakukan pengendalian kegiatan," kata dia.

    Anies Baswedan mengimbau agar perangkat daerah dan aparat proaktif mengimbau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan. Kedua, melakukan penindakan hukum kepada pelanggar baik individu maupun tempat usaha.

    Baca juga: Kasus Covid-19 DKI Menanjak, Pusat Isolasi di Cilincing Dapat Bantuan 500 Velbed

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.