Anies Baswedan Ikut Rakor Menko Perekonomian Malam Ini, Tarik Rem Darurat?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) meninjau vaksinasi COVID-19 massal pelaku transportasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021. Vaksinasi massal itu digelar karena pelaku transportasi publik melakukan mobilitas dan interaksi dengan masyarakat yang tinggi sehingga berisiko terpapar COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) meninjau vaksinasi COVID-19 massal pelaku transportasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021. Vaksinasi massal itu digelar karena pelaku transportasi publik melakukan mobilitas dan interaksi dengan masyarakat yang tinggi sehingga berisiko terpapar COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dirinya akan menghadiri rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pukul 19.00 WIB, Senin, 14 Juni 2021.

    Anies belum merinci apa saja yang akan dibahas dalam rapat tersebut.

    Meski begitu, kata dia, salah satu isu yang kemungkinan akan dibahas adalah perihal perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

    Anies Baswedan juga belum dapat memastikan apakah kebijakan rem darurat akan diambil di tengah lonjakan Covid-19 di Ibu Kota. "Belum tau. Nanti akan kita bahas, ya," tutur Anies di Kantor PMI, Jakarta Pusat, hari ini.

    ADVERTISEMENT

    Seperti diketahui, selama beberapa hari terakhir penambahan kasus Covid-19 harian di Ibu Kota menyentuh angka di atas dua ribu.

    Pada 12 Juni 2021 Dinas Kesehatan mencatat ada 2.455 kasus positif baru. Sedangkan pada 11 Juni 2021 terjadi penambahan 2.293 kasus dan 2.096 kasus pada 10 Juni 2021.

    Teranyar, kemarin, Ahad, 13 Juni 2021, tercatat ada 2.769 kasus Covid-19 baru di Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan melakukan pengetatan ekstra menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Ibu Kota.

    Anies Baswedan sebelumnya memberi peringatan keras kepada semua pelaku kegiatan baik ekonomi hingga keagaman agar menaati protokol kesehatan.

    "Saya beri peringatan pada semua yang berkegiatan di Jakarta, baik kegiatan ekonomi, kegiatan sosial, budaya serta keagamaan, agar wajib mengikuti semua ketentuan yang ada, bila kita tak bersama-sama, Jakarta akan memasuki fase genting. Dan bila terjadi, kita terpaksa harus lakukan pengetatan ekstra," kata Anies Baswedan dalam apel penanganan Covid-19 bersama Forkopimda DKI di Lapangan Blok S, Jakarta, Ahad malam, 13 Juni 2021.

    #Jagajarak, #Pakaimasker, #Cucitangan

    Baca juga : Rizieq Shihab Ngaku Tak Tahu Positif Covid-19, Jaksa Sebut Kekeh Berbohong

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.