Kasus Covid-19 DKI Naik 4.144, 16 Persen Pasien Anak-anak 0-18 Tahun

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah balita melakukan cek kesehatan di Posyandu Darurat di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa 8 Desember 2020. Posyandu darurat yang berada di atas pintu air untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19. TEMPO/Subekti.

    Sejumlah balita melakukan cek kesehatan di Posyandu Darurat di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa 8 Desember 2020. Posyandu darurat yang berada di atas pintu air untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menemukan 661 kasus Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun pada hari ini. Kasus Covid-19 di Jakarta hari ini bertambah 4.144, rekor tertinggi kedua pada tahun ini.  

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menuturkan 16 persen dari kasus Covid-19 hari ini adalah pasien anak-anak berusia 0-18 tahun.

    "Dari 661 kasus pada anak usia 0-18 tahun, 144 kasus di antaranya adalah balita," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 Juni 2021.

    Dwi mengingatkan warga Ibu Kota untuk menghindari keluar rumah, apalagi membawa anak-anak. Menurut dia, kasus Covid-19 di Ibu Kota mengalami kenaikan drastis.

    Pasien yang terinfeksi virus corona belakangan ini naik di kisaran 1-2 ribu orang dalam sehari. "Namun, pada hari ini, angka tersebut melonjak pesat hingga mencapai 4.144 kasus," ucap dia.

    Kasus terbanyak berasal dari Jakarta Timur dengan total 1.370. Selanjutnya Jakarta Selatan (932 kasus), Jakarta Barat (824 kasus), Jakarta Utara (523 kasus), Jakarta Pusat (490 kasus), dan Kepulauan Seribu (5 kasus).

    Dia menambahkan kecamatan dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak adalah Cengkareng (205 kasus), Duren Sawit (189 kasus), Cipayung (177 kasus), dan Jagakarsa (172 kasus).

    Baca juga: Kemenkes Pastikan 33 Kasus Covid-19 Varian Baru Ditemukan di DKI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.