Kasus Covid-19 di Bekasi Melonjak 90 Persen, Wali Kota: Rumah Sakit Umum Penuh

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis memeriksa kesehatan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sebanyak 14.060 vaksin pada tahap awal untuk diberikan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan menangani pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya Kota Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis memeriksa kesehatan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sebanyak 14.060 vaksin pada tahap awal untuk diberikan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan menangani pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya Kota Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kasus Covid-19 di wilayah melonjak tajam. Kenaikannya mencapai 90 persen yang berdampak pada penuhnya tempat isolasi di rumah sakit.

    "Angkanya bukan meningkat, tapi melonjak vertikal. Bukan 45 persen, 15 persen, tapi hampir 90 persen," kata Rahmat Effendi saat memantau vaksinasi massal 4000 orang di Stadion Patriot, Sabtu, 19 Juni 2021.

    Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmajid milik pemerintah sudah penuh. Sedangkan ketersediaan tempat tidur di empat rumah sakit tipe D maupun RSD Stadion Patriot semakin menipis. "Rumah sakit umum kita sudah full, rumah sakit tipe d juga sudah mau full."  

    Ia berpesan kepada warganya salah satu cara untuk mengendalikan penularan virus Covid-19 adalah menjalankan protokol kesehatan dengan baik. "Ekonomi boleh jalan terus, hanya waktunya dibatasi," kata Rahmat. 

    ADVERTISEMENT

    Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, kasus aktif di Kota Bekasi sekarang 2.197. Tidak semua dirawat di rumah sakit, karena kapasitas fasilitas kesehatan hanya sekitar 1700-an tempat tidur.

    Meski meningkat Pemerintah Kota Bekasi tidak akan memberlakukan lockdown total. Rachmat menyerahkan kebijakan ini kepada Satgas Covid 19 di wilayah, terutama di lingkungan terkecil yaitu RT dan RW.

    "Lockdown kami serahkan ke RT RW," kata Rahmat. Kebijakan ini sudah diberlakukan di Perumahan Taman Harapan Baru, di sana ada satu RT yang dikunci karena ada 47 orang dinyatakan positif Covid 19. Sumber penularan kasus Covid-19 ini dari hajatan pernikahan dan arisan keluarga.

    Baca: Museum Bahari Rumah Si Pitung Ditutup Akhir Pekan Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.