Hari 1 Wajib PCR, 1.400 Penumpang Internasional Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 3 Mei 2021. Masa larangan mudik Lebaran berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 3 Mei 2021. Masa larangan mudik Lebaran berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Tangerang - Sebanyak 1.400 penumpang dari luar negeri tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada hari pertama penerapan prosedur baru dan wajib tes PCR bagi penumpang internasional, Minggu 19 September 2021.

    Setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, para penumpang dari luar negeri menjalani tes PCR sebelum memproses keimigrasian untuk masuk ke wilayah Indonesia. Tujuan wajib tes PCR ini untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian baru Covid-19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia melalui simpul-simpul transportasi yang melayani rute internasional.

    Tes PCR bagi penumpang internasional yang baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dilakukan oleh laboratorium penyedia tes. Ada dua metode tes yang dilakukan yakni RT-PCR, dan Tes Cepat Molekular metode Real Time RT-PCR. Agar tidak terjadi penumpukan, disediakan sejumlah holding bay di Terminal 3 kedatangan internasional.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang melakukan peninjauan pada Minggu malam 19 September 2021, mengatakan Bandara Soekarno-Hatta telah melakukan perencanaan dalam menangani kedatangan penumpang internasional menyusul adanya kewajiban tes PCR di bandara saat tiba.

    “Sekarang sudah benar, ada sejumlah titik holding bay di Terminal 3 bagi penumpang dari luar negeri yang baru tiba,” kata Budi 

    Budi Karya meminta agar Bandara Soekarno-Hatta  mempertahankan pengaturan yang baik antara gate kedatangan untuk pesawat merapat ke terminal dan alur penumpang di dalam terminal sehingga tidak terjadi penumpukan.

    Pelaksanaan tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta bagi penumpang yang baru mendarat ini sejalan dengan penetapan SE Nomor 74/2021 yang pada prinsipnya untuk mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 termasuk varian virus SARS-CoV-2 baru yang telah bermutasi menjadi varian Alfa, varian Beta, varian Delta, varian Gamma dan varian MU (B.1.621) serta potensi berkembangnya varian baru lainnya.

    JONIANSYAH HARDJONO

    Baca juga: Prosedur Baru Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Internasional Wajib Tes PCR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.