Polda Metro Jaya Sebut Tak Pernah Sowan ke Ormas

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar E. Zulpan melakukan konferensi pers soal penganiayaan terhadap anggota Polri oleh terduga massa dari Pemuda Pancasila di halaman gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis, 25 November 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar E. Zulpan melakukan konferensi pers soal penganiayaan terhadap anggota Polri oleh terduga massa dari Pemuda Pancasila di halaman gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis, 25 November 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan memastikan pihaknya tidak pernah melakukan sowan atau kunjungan terhadap organisasi masyarakat atau ormas. Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi  meminta Kapolda atau Kapolres tidak sowan ke ormas bermasalah. 

    "Polda Metro tidak ada sowan-sowan ke ormas, kalau ada sampaikan sama saya," kata Zulpan saat dihubungi, Jumat, 3 Desember 2021. 

    Zulpan menerangkan, Polda Metro Jaya tidak pandang bulu dalam penegakan hukum terhadap ormas. Ia mengklaim Polda Metro bakal menindak ormas yang bermasalah jika kedapatan melakukan pelanggaran. 

    "Kalau ormasnya salah, ya, tindak. Pemuda Pancasila salah kami tindak, FBR salah ditindak. Ya, tidak perlu sowan-sowan," kata Zulfan. 

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyentil para kapolres dan kapolda baru sowan ke sesepuh ormas yang kerap membuat gaduh dan keributan. Jokowi meminta agar praktik ini tidak terjadi lagi dan Polri tidak menggadaikan kewibawaannya.

    Jokowi mengatakan mendapatkan laporan ini sudah lama. Namun, pihaknya baru berkesempatan menyampaikan wejangan ini. 

    "Saya tanya ke kapolres, kenapa Bapak melakukan ini? Supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum!" ujar Jokowi dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden hari ini. 

    Baca juga: Polisi akan Panggil Penanggung Jawab Demo Pemuda Pancasila

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.