Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

DPRD Panggil BKD Soal Tambahan Penghasilan PNS DKI Rp 8,65 Triliun

image-gnews
Ribuan PNS DKI Jakarta mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 di Monas, Jakarta, 20 Mei 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN
Ribuan PNS DKI Jakarta mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 di Monas, Jakarta, 20 Mei 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta akan memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI soal tambahan penghasilan PNS DKI Rp 8,65 triliun pada Senin besok.
Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua menyatakan, dewan mempertanyakan alokasi anggaran untuk tambahan penghasilan berdasarkan prestasi dan beban kerja pegawai negeri sipil (PNS).

"Kami ingin tanyakan itu dasarnya apa. Bahkan lebih besar daripada gaji pokoknya tambahan penghasilan itu," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 19 Februari 2022.

Inggard membeberkan hampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI menganggarkan tambahan penghasilan dalam APBD 2022. Politikus Partai Gerindra ini juga mempertanyakan apakah anggaran tambahan penghasilan itu bagian dari tunjangan kinerja daerah.

Menurut dia, anggaran tersebut perlu dikulik guna mengetahui kepatutan dan kewajarannya.

"Karena selama ini agak susah kami mengupas terkait menyangkut masalah belanja pegawai. Kami ingin buka semuanya itu," terang dia.

Tempo mengecek besaran tambahan penghasilan di 31 SKPD Jakarta melalui situs APBD DKI, rkpd.bapedadki.net. Dari penelusuran itu, tercatat alokasi anggaran berupa tambahan penghasilan berdasarkan prestasi kerja dan beban kerja PNS di semua SKPD.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Total anggaran tambahan penghasilan berdasarkan prestasi kerja di 31 SKPD adalah Rp 8,65 triliun. Sementara tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja sebesar Rp 144,15 miliar.

SKPD yang memperoleh kucuran tambahan penghasilan terbesar adalah Dinas Pendidikan. Disdik DKI menganggarkan Rp 3,44 triliun untuk tambahan penghasilan berdasarkan prestasi kerja dan Rp 11,2 miliar untuk beban kerja.

Soal tambahan penghasilan ini terungkap dalam rapat kerja Komisi A dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI pada Selasa, 15 Februari 2022. Satpol PP menganggarkan tambahan penghasilan senilai Rp 516,01 miliar (prestasi kerja) dan Rp 4,68 miliar (beban kerja).

Kepala Satpol PP DKI Arifin menjelaskan alokasi anggaran tambahan penghasilan pegawai sudah diatur Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketentuannya tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 19 Tahun 2020 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai.

Baca juga: Anggaran Tambahan Penghasilan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Paling Besar

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


4 Hal Seputar Anies Baswedan Kunjungi Markas DPW PKB Jakarta Hari Ini

3 jam lalu

Anies Baswedan memberikan sambutan saat bersilaturahmi ke DPW PKB, Jakarta Timur, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
4 Hal Seputar Anies Baswedan Kunjungi Markas DPW PKB Jakarta Hari Ini

Hari ini Anies mengunjungi DPW PKB Jakarta usai dideklarasikan untuk maju sebagai calon Gubernur Jakarta.


Kenakan Batik Berkelir Hijau, Anies Tiba di Markas DPW PKB Jakarta

6 jam lalu

Mantan Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan usai acara Jumpa Partai Kemerdekaan Rakyat di Jakarta Pusat, pada Senin, 20 Mei 2024. Tempo/Yohanes Maharso
Kenakan Batik Berkelir Hijau, Anies Tiba di Markas DPW PKB Jakarta

Anies tiba sekitar pukul 12.57 WIB dengan diiringi sambutan hangat pengurus teras DPW PKB.


Anies Baswedan Bakal Sambangi Kantor DPW PKB Jakarta Siang ini

10 jam lalu

Mantan paslon nomor urut 01 di pilpres 2024, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (tengah), usai halal bihalal dan pembubaran Timnas AMIN di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa, 30 April 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Anies Baswedan Bakal Sambangi Kantor DPW PKB Jakarta Siang ini

DPW PKB Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada Anies untuk maju sebagai calon Gubernur Jakarta 2024.


Potensi Anies Baswedan Bersama PDIP di Pilkada Jakarta 2024, Reuni Seperti 10 Tahun Lalu

11 jam lalu

Anies Baswedan saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan warga kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara pada Ahad, 19 Mei 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Potensi Anies Baswedan Bersama PDIP di Pilkada Jakarta 2024, Reuni Seperti 10 Tahun Lalu

Dukungan PDIP kepada Anies Baswedan di Pilkada Jakarta berpotensi mengulang kedua pihak dalam satu perahu.


Alasan PKB Umumkan Dukungan ke Anies Saat Muhaimin Naik Haji

1 hari lalu

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan (kedua kiri) berbincang dengan Bakal Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar (kedua kanan) didampingi Wakil Ketua Umum PKB Hanif Dhakiri (kiri), dan Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid (kanan) saat menggelar pertemuan di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin, 11 September 2023. TEMPO/M Taufan Rengganis
Alasan PKB Umumkan Dukungan ke Anies Saat Muhaimin Naik Haji

PKB mengumumkan dukungan ke Anies Baswedan sebagai calon gubernur di pilkada Jakarta saat Muhaimin naik haji. Diklaim tak melanggar prosedur partai.


Alasan Pakar Sebut Anies Baswedan Berpeluang Diusung PDIP-PKS di Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Anies Baswedan saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan warga kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara pada Ahad, 19 Mei 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Alasan Pakar Sebut Anies Baswedan Berpeluang Diusung PDIP-PKS di Pilgub Jakarta

Anies Baswedan berpotensi menang di Pilgub Jakarta bila PDIP dan PKS berkoalisi mengusungnya.


Besok Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2024, Berikut Cara Cek di Laman SNPMB

1 hari lalu

Begini cara simpan permanen akun SNPMB siswa untuk mendaftar SNBP dan SNBT yang akan ditutup pada Kamis, 15 Februari 2024. Foto: https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
Besok Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2024, Berikut Cara Cek di Laman SNPMB

Pengumumkan hasil UTBK SNBT 2024 akan diumumkan Kamis besok, 13 Juni 2024. Berikut cara ceknya.


Alasan DPW PKB Jakarta Dukung Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, saat ditemui usai menyerahkan berkas pendaftaran 106 bakal calon legislatif (bacaleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sabtu, 13 Mei 2023. Foto: ANTARA / Walda
Alasan DPW PKB Jakarta Dukung Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta

DPW PKB Jakarta menyebut telah meminta restu jajaran ulama dan tokoh masyarakat sebelum mantap mendukung Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta.


DPW PKB Resmi Dukung Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Anies Baswedan saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan warga kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara pada Ahad, 19 Mei 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
DPW PKB Resmi Dukung Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta

Dukungan kepada Anies Baswedan diberikan usai jajak pendapat yang dilakukan PKB mulai dari tingkat ranting, cabang, hingga wilayah.


PKB Sebut Peluang Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta Masih Dibahas Tingkat DPW

1 hari lalu

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengadakan kegiatan konsolidasi pemenangan Pemilu 2024 di Ancol Beach City Mall, Jakarta Utara pada Rabu, 29 November 2023. Acara tersebut dihadiri pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. TEMPO/Sultan Abdurrahman
PKB Sebut Peluang Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta Masih Dibahas Tingkat DPW

PKB menyebut bahwa komunikasi partainya dengan Anies Baswedan masih dilakukan di tingkat DPW. Belum ada jadwal uji kelayakan untuk Anies.