Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

3 Skenario Pemkot Depok Menuju Endemi Covid-19

Reporter

image-gnews
Warga saat antre untuk disuntikkan Vaksin Covid-19 di Perumahan Bukit Sawangan Indah, Depok, Jawa Barat, Minggu, 20 Februari 2022. Presiden Joko Widodo meminta vaksinasi kedua dan penguat atau booster untuk dipercepat pelaksanaannya sebagai upaya untuk mengendalikan gelombang penularan COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis
Warga saat antre untuk disuntikkan Vaksin Covid-19 di Perumahan Bukit Sawangan Indah, Depok, Jawa Barat, Minggu, 20 Februari 2022. Presiden Joko Widodo meminta vaksinasi kedua dan penguat atau booster untuk dipercepat pelaksanaannya sebagai upaya untuk mengendalikan gelombang penularan COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, menyiapkan tiga skenario yang akan diterapkan dalam rangka peralihan status kota itu dari pandemi ke endemi Covid-19.

"Pertama, skenario menghadapi peralihan dari pandemi ke endemi adalah vaksinasi yang efektif," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangannya di Depok, Ahad, 13 Maret 2022.

Skenario kedua, yaitu mengelola Covid-19 menjadi penyakit musiman. Menurut Idris, hal ini sebagaimana diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yakni menjadikan Covid-19 layaknya flu biasa. Meskipun demikian masyarakat diminta untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan terkait pencegahan penularan virus corona jenis baru itu.

Menurut Idris, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sedang menyiapkan peraturan daerah (perda) mengenai protokol kesehatan. Saat ini perda tersebut telah disahkan oleh DPRD Kota Depok dan sedang dilakukan evaluasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Dengan perda tersebut nantinya dalam hal tindakan-tindakan, termasuk juga sanksi kepada masyarakat, bisa diterapkan, sedang kami siapkan," ujarnya.

Skenario ketiga, yaitu skenario langkah ketika memasuki situasi terburuk, berupa mitigasi ancaman varian baru Covid-19. Meskipun begitu, dirinya berharap hal tersebut tidak terjadi.

Secara umum, kata Idris, saat ini terjadi penurunan kasus Covid-19 di Kota Depok, yakni saat ini per harinya sekira 300 kasus, dari sebelumnya sempat mencapai 2.000 kasus. Kata kunci dari suksesnya peralihan dari pandemi ke endemi, kata dia, adalah disiplin masyarakat.

Epidemiolog Minta Pemerintah tidak Gegabah

Dua epidemiolog dari dua kampus berbeda menyarankan yang sama kepada pemerintah, agar tak terburu-buru menetapkan Covid-19 sebatas endemi di Indonesia. Status endemi berarti wabah hanya menyebar di wilayah dengan luasan dan jumlah populasinya yang terbatas. Tingkatan status wabah ini lebih rendah daripada epidemi, apalagi pandemi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Epidemiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Bayu Satria Wiratama meminta pemerintah menunggu cakupan vaksinasi di Indonesia mencapai 100 persen terlebih dulu. "Karena kita tidak bisa lagi bilang (vaksinasi) cuma 70 persen sesuai target. Kalau mau ke arah sana (endemi) ya harus semua divaksinasi," kata Bayu, Rabu 9 Maret 2022

Peralihan dari pandemi ke endemi, menurut Bayu, layaknya influenza. Virus dan penderitanya masih ada tetapi tidak sampai memunculkan keparahan yang berat. Bedanya, perubahan pandemi influenza ke endemi membutuhkan waktu yang lama hingga belasan tahun karena belum ada vaksin seperti saat ini, sehingga pembentukan imunitas hanya menunggu infeksi alami. "Flu tidak hilang tapi lama-lama flunya menjadi ringan."

Syamsul Arifin, Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, bahkan menegaskan belum semua indikator terpenuhi agar Indonesia bisa memperlakukan Covid-19 sebagai endemi. "Pemerintah jangan gegabah dan harus memprioritaskan pendekatan epidemiologis," kata dia, Rabu.

Senada dengan koleganya dari Yogyakarta, menurut Syamsul, Covid-19 akan berubah menjadi endemi ketika tingkat penularan sudah terkendali dan telah terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat. Kemudian, penularan bisa dikatakan sudah terkendali dalam suatu wilayah apabila penurunan kasus konfirmasi dan probable yang berkelanjutan minimal 50 persen selama tiga minggu terakhir.

ANTARA

Baca juga: Pengusaha Pribumi Jakarta Dukung Perubahan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi di Depok, Pelakunya Kakek dan Om Korban

2 hari lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi di Depok, Pelakunya Kakek dan Om Korban

Pencabulan oleh kakek dan om di Tapos, Depok, tak hanya terhadap satu anak, namun hampir ke semua cucu-cucunya.


Korupsi Bansos Covid-19, Kuncoro Wibowo Divonis 6 Tahun Bui

3 hari lalu

Direktur Utama PT. Bhanda Ghara Reksa (persero), Muhammad Kuncoro Wibowo, menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Kamis, 11 Januari 2024. Muhammad Kuncoro Wibowo, diperiksa sebagai tersangka dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto
Korupsi Bansos Covid-19, Kuncoro Wibowo Divonis 6 Tahun Bui

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman pidana penjara 6 tahun terhadap Kuncoro Wibowo, terdakwa korupsi bansos Covid-19.


Eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab Bebas Murni, Berikut Sederet Kontroversinya

3 hari lalu

Mantan Pimpinan Front Pembela Islam atau FPI, Rizieq Shihab saat mencoblos di tempat pemungutan suara atau TPS 47 di RT01/RW04, Jalan Petamburan IV, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februarai 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang
Eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab Bebas Murni, Berikut Sederet Kontroversinya

Pendiri sekaligus mantan pimpinan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab alias Habib Rizieq akhirnya bebas murni per hari ini, Senin, 10 Juni 2024, setelah sejak Juli 2022 lalu berstatus bebas bersyarat. Berikut daftar Kontroversinya.


Hari Ini Rizieq Shihab Eks Pemimpin FPI Bebas Murni, Apa Kasusnya?

3 hari lalu

Rizieq Shihab menunjukkan surat bebasnya setelah dinyatakan bebas bersyarat hari ini, Rabu, 20 Juli 2022. Foto: Dokumentasi Ditjen PAS Kementrian Hukum dan HAM
Hari Ini Rizieq Shihab Eks Pemimpin FPI Bebas Murni, Apa Kasusnya?

Eks pimpinan FPI Rizieq Shihab resmi bebas murni mulai hari ini, Senin, 10 Juni 2024, sejak bebas bersyarat pada 20 Juli 2022 lalu. Apa kasusnya?


Kasus Korupsi di UPN Veteran Jakarta, Kejari Depok Tetapkan 2 Tersangka

8 hari lalu

Petugas memeriksa kelengkapan berkas peserta sebelum mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 di Universitas Pembangunan Nasional
Kasus Korupsi di UPN Veteran Jakarta, Kejari Depok Tetapkan 2 Tersangka

Kejari Depok menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus korupsi pembangunan gedung Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta.


Selain Kasus Pembunuhan Vina, Polisi Masih Berupaya Ungkap Kematian Akseyna di UI Depok

8 hari lalu

Akseyna Ahad Dori, seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan tewas di Danau Kenanga UI pada 26 Maret 2015. Saat ditemukan, Akseyna menggunakan tas yang diisi batu sebagai pemberat. Hingga delapan tahun berlalu, polisi belum dapat menemukan tersangka pembunuhan.  Facebook/Peduli Akseyna
Selain Kasus Pembunuhan Vina, Polisi Masih Berupaya Ungkap Kematian Akseyna di UI Depok

Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana mengatakan pihaknya masih berupaya mengungkap tabir kematian Akseyna Ahad Dori yang sudah mengendap 9 tahun.


Apel Rutin Ditiadakan, Supian Suri Sebut Tak Bisa Ucap Perpisahan dengan ASN Pemkot Depok

8 hari lalu

Ketua DPC Gerindra Depok Pradi Supriatna didampingi Sekretaris DPC Gerindra Depok Hamzah menerima CV Bacalon Wali Kota Depok Supian Suri dalam Rakorcab Gerindra Depok di Kinasih Resort, Kecamatan Tapos, Kamis, 23 Mei 2024. TEMPO/ Ricky Juliansyah
Apel Rutin Ditiadakan, Supian Suri Sebut Tak Bisa Ucap Perpisahan dengan ASN Pemkot Depok

Sekda Kota Depok nonaktif Supian Suri menyebut sakit hati tak bisa berpamitan dengan ASN di lingkungan pemerintahan kota. Kenapa?


Pelajar SD di Depok Jadi Korban Bullying, Dipukuli Bergantian

9 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. Pexels/Luana
Pelajar SD di Depok Jadi Korban Bullying, Dipukuli Bergantian

Video bullying terhadap siswi SD di Depok tersebar di sejumlah kalangan. Pelaku memukuli korban bergantian.


Pohon Tumbang dan Banjir Bikin Jalan Margonda Depok Macet Total

12 hari lalu

Petugas mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Margonda Depok, Sabtu malam, 1 Juni 2024. Foto : Istimewa
Pohon Tumbang dan Banjir Bikin Jalan Margonda Depok Macet Total

Dampak genangan dan pohon tumbang itu membuat lalu lintas dari Depok menuju Jakarta mengalami kemacetan.


4 Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok Masih Dirawat di RS

13 hari lalu

Suasana SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, Minggu, 12 Mei 2024. Sebanyak 11 orang meninggal dunia dalam kecelakaan bus yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok pada Sabtu malam, 11 Mei 2024 di Ciater, Subang, Jawa Barat. TEMPO/M Taufan Rengganis
4 Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok Masih Dirawat di RS

Para korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana, baik yang dirawat dan wafat, mendapatkan bantuan serta santunan dari Jasa Raharja dan Pemkot Depok.