Dea Onlyfans tidak Ditahan, Polisi: Kooperatif dan Ingin Selesaikan Kuliah

Sabtu, 26 Maret 2022 13:43 WIB

Menurut Dea, setiap akun di OnlyFans harus membayar dengan nominal tertentu. Dea juga menjelaskan setiap akun yang ingin melihat foto seksi miliknya harus membayar 5 dolar AS atau setara Rp70 ribu. Instagram/deaonlyfans

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan membeberkan alasan tidak menahan Gusti Ayu Dewanti alias Dea OnlyFans karena tersangka masih berstatus mahasiswi dan ingin menyelesaikan kuliah.

“Dia tidak ditahan. Yang bersangkutan sementara dikenakan wajib lapor,” kata Endra Zulpan, Sabtu, 26 Maret 2022.

Dia mengatakan keputusan wajib lapor berdasarkan pertimbangan, termasuk permintaan dan jaminan dari keluarga Dea akan bersikap kooperatif dalam proses hukum.

Zulpan mengatakan status Dea yang masih mahasiswi menjadi pertimbangan polisi. Kepada polisi Dea mengatakan ingin menyelesaikan kuliahnya sehingga aparat urung menahannya. “Ada permohonan dari keluarga. Selain itu, dia juga masih mahasiswi dan mau menyelesaikan kuliahnya,” tutur Zulpan.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah mengatakan Dea Onlyfans ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi karena membuat dan menyebarkan konten pornografi di platform Onlyfans.

Perempuan berusia 24 tahun ini ditangkap pada Kamis malam, 24 Maret kemarin, di Malang, Jawa Timur. Dia tiba di Mapolda Metro Jaya pada Jumat sore dan langsung masuk ke Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Tanpa berkomentar kepada wartawan Dea masuk ke ruang penyidik.

Auliansyah mengatakan Dea ditangkap pada Kamis malam saat dalam perjalanan dari Malang menuju Jakarta.

Sebelumnya, Dea OnlyFans menjadi perbincangan setelah mengaku meraup untung besar dari hasil menjual foto seksinya saat tampil di podcast Deddy Corbuzier. Penghasilan fantastis itu didapatnya lantaran menjajakan pose-pose seksi miliknya di platform digital Onlyfans.

Auliansyah mengatakan Dea Onlyfans terancam hukuman 6 tahun penjara karena mendistribusikan dan membuat informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan pornografi. Ia disangka melanggar pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE dan Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan atau Pasal 4 ayat (2) jo Pasal 30 dan atau Pasal 8 jo Pasal 34 dan atau Pasal 9 jo Pasal 35 dan atau Pasal 10 jo Pasal 36 UU tentang Pornografi.

Baca juga: Polisi Kejar Pelaku Lain di Kasus Pornografi Dea OnlyFans






Polisi Dalami Laporan soal Holywings Promo Miras untuk Muhammad-Maria

23 jam lalu

Polisi Dalami Laporan soal Holywings Promo Miras untuk Muhammad-Maria

Manajemen Holywings Indonesia dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena promo miras bagi yang bernama Muhammad dan Maria


Polda Metro Jaya Apresiasi Khilafatul Muslimin Bekasi Deklarasi Setia Pancasila

2 hari lalu

Polda Metro Jaya Apresiasi Khilafatul Muslimin Bekasi Deklarasi Setia Pancasila

Deklarasi tersebut menandakan kesadaran para korban Khilafatul Muslimin di Bekasi bahwa pemahamannya selama ini salah.


Sepekan Perluasan Ganjil Genap di Jakarta, Polisi Tilang 472 Pengendara

3 hari lalu

Sepekan Perluasan Ganjil Genap di Jakarta, Polisi Tilang 472 Pengendara

14 kawasan ganjil genap yang belum ada kamera ETLE-nya, tilang akan dilakukan secara manual oleh petugas kepolisian di lapangan.


9 Hari Operasi Patuh Jaya, Pelanggaran Terbanyak Tak Pakai Sabuk Pengaman

3 hari lalu

9 Hari Operasi Patuh Jaya, Pelanggaran Terbanyak Tak Pakai Sabuk Pengaman

Penindakan Operasi Patuh Jaya 2022 melalui tilang ETLE hingga hari ini sebanyak 1.909 dan teguran 19.566.


Seminggu Operasi Patuh 2022, 57.126 Kendaraan Pelanggar Ditindak

3 hari lalu

Seminggu Operasi Patuh 2022, 57.126 Kendaraan Pelanggar Ditindak

Selama sepekan Operasi Patuh 2022, polisi juga mencatat terjadi 241 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia.


Mutasi Polri: Eks Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Jadi Jenderal Bintang Satu

3 hari lalu

Mutasi Polri: Eks Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Jadi Jenderal Bintang Satu

Dalam mutasi Polri ini, Dirlantas Polda Metro Jaya yang baru adalah Kombes Pol Latif Usman, yang menangani kasus kecelakaan Vanessa Angel.


Polisi Masih Dalami Kebenaran Preman Gunung Antang Beli Senpi Online

3 hari lalu

Polisi Masih Dalami Kebenaran Preman Gunung Antang Beli Senpi Online

Kepada polisi, preman di lokalisasi Gunung Antang ini mengaku merakit sendiri senjata apinya sehingga menjadi berjenis revolver.


Street Race di Sirkuit Formula E Dianggap Berbahaya, Polda Metro Jaya Cari Tempat Lain

3 hari lalu

Street Race di Sirkuit Formula E Dianggap Berbahaya, Polda Metro Jaya Cari Tempat Lain

Dirlantas Polda Metro Jaya belum memiliki lokasi alternatif Street Race berikutnya, setelah Sirkuit Formula E dianggap berbahaya untuk balapan motor.


Acara Bungkus Night di Tempat Spa, Polisi: Kegiatan Prostitusi

4 hari lalu

Acara Bungkus Night di Tempat Spa, Polisi: Kegiatan Prostitusi

Polres Jakarta Selatan menyatakan undangan acara Bungkus Night di Hamillton Spa & Massage mengarah ke kegiatan prostitusi


Korban Kekerasan Seksual WNA Asal China Datangi PPA Polda Metro Minta Keadilan

4 hari lalu

Korban Kekerasan Seksual WNA Asal China Datangi PPA Polda Metro Minta Keadilan

Kasus dugaan tindakan kekerasan seksual ini terjadi setelah korban terus menerus dikontak oleh pelaku setelah mereka berkenalan lewat media sosial.