Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

Kementerian PPPA Beri Penghargaan 126 Kabupaten/Kota Layak Anak

TEMPO.CO, JakartaKota Tangerang dan Depok kembali meraih penghargaan Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Kedua kota itu meraih predikat Kota Layak Anak kategori Nindya. 

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin bangga karena Tangerang berhasil mempertahankan prestasi di tahun sebelumnya sebagai Kota Layak Anak kategori Nindya. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga kepada Sachrudin.

"Alhamdulillah, Kota Tangerang bisa mempertahankan prestasi," kata Sachrudin di Tangerang, Sabtu, 23 Juli 2022.

Ada beberapa poin penting yang menyebabkan Kota Tangerang meraih predikat Kota Layak Anak 2022. Beberapa kebijakan Pemerintah Kota Tangerang yang dianggap mendukung Kota Layak Anak, di antaranya penganggaran kegiatan OPD soal pemenuhan hak anak, akte kelahiran anak, hingga fasilitas kesehatan dan puskesmas ramah anak.

Pemerintah kota dianggap mendukung kebijakan sekolah dan ruang bermain ramah anak, pelayanan terhadap korban kekerasan terhadap anak lewat P2TP2A, PUSPAGA dan kepolisian.

"Juga keterlibatan forum anak sebagai pelopor dan pelapor baik di tingkat Kota Tangerang, Kecamatan maupun kelurahan," kata Sachrudin.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga membeberkan pemberian predikat Kota Layak Anak ini dilakukan penilaian objektif kepada 312 kabupaten/kota. Hasilnya, 8 kota/kabupaten masuk kategori Utama, 66 kota/kabupaten kategori Nindya,117 kota/kabupaten dengan kategori Madya, 161 kota/kabupaten kategori Pratama, serta 8 Provinsi Layak Anak. 

"Apresiasi dan selamat kepada daerah yang menerima penghargaan, atas segala upaya dan kerjasama yang telah dilakukan untuk memenuhi dan melindungi anak di daerah masing-masing," kata Bintang.

Menanggapi penghargaan ini, Wali Kota Depok Mohammad Idris merasa bersyukur karena Depok sudah 5 kali meraih predikat Nindya. Dia berharap tahun depan Kota Depok bisa naik kelas ke kategori tertinggi, yaitu Kota Layak Anak Utama.   

"Tahun depan mudah-mudahan kami bisa meningkatkan kekurangan apa untuk bisa diverifikasi ulang,: ujar Idris di Depok, Sabtu.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok Nessi Annisa Handari, kekurangan yang harus ditambah adalah sekolah ramah anak.

Nessi mengatakan, Dinas P3AP2KB berupaya agar seluruh sekolah di Kota Depok berstatus ramah anak agar predikat Kota Layak Anak dapat terus dipertahankan. "Mudah-Mudahan tahun depan target 100 persen sekolah ramah anak bisa kita capai," ujarnya. 

Baca juga: Menteri PPPA Bakal Mengevaluasi Predikat Nindya Kota Layak Anak Depok

 






Pria Ditemukan Tewas di Jalan Jambore Depok, Diduga Sempat Cekcok di Kafe

4 jam lalu

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Jambore Depok, Diduga Sempat Cekcok di Kafe

Seorang pria ditemukan tewas di tepi jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, sementara temannya kritis


Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

6 jam lalu

Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

Puncak perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra di Kota Depok diselenggarakan di Sawangan pada Sabtu pekan depan


KPU Depok Usul Tiga Model Penataan Dapil untuk Pemilu 2024

7 jam lalu

KPU Depok Usul Tiga Model Penataan Dapil untuk Pemilu 2024

Usulan penataan daerah pemilihan (Dapil) di Kota Depok untuk Pemilu 2024 menunggu persetujuan KPU RI


Warga Depok Diklaim Merindukan Kehadiran Anies Baswedan, NasDem: Kami Siap Kerahkan Massa

12 jam lalu

Warga Depok Diklaim Merindukan Kehadiran Anies Baswedan, NasDem: Kami Siap Kerahkan Massa

Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, Roy Pangharapan mengatakan warga Depok merindukan kehadiran Anies Baswedan.


Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

1 hari lalu

Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

Sejumlah pedagang di Depok terpaksa menjual Minyakita di atas Rp14 ribu karena pasokannya kian langka


Polres Tangerang Buru Komplotan Ganjal ATM Asal Sumsel: 2 Ditangkap, 5 Buron

2 hari lalu

Polres Tangerang Buru Komplotan Ganjal ATM Asal Sumsel: 2 Ditangkap, 5 Buron

Polres Metro Tangerang Kota menangkap dua dari tujuh komplotan pelaku pencurian modus mengganjal ATM


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

2 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.


Proyek Jembatan Jatijajar Molor, DPRD Bakal Cek ke Lokasi

2 hari lalu

Proyek Jembatan Jatijajar Molor, DPRD Bakal Cek ke Lokasi

Komisi C DPRD Kota Depok menilai belum rampungnya proyek Jembatan Jatijajar tersebut membahayakan masyarakat.


Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

2 hari lalu

Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

Kapolres Metro Tangerang mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pembobol ATM dengan modus ganjal ATM ini segera lapor.


Proyek Jembatan Jatijajar Depok Molor, Kadis PUPR: Siapa juga yang Ingin Dilama-lamain

3 hari lalu

Proyek Jembatan Jatijajar Depok Molor, Kadis PUPR: Siapa juga yang Ingin Dilama-lamain

Kadis PUPR Depok Citra Indah Yulianty meminta warga bersabar, karena terdapat sejumlah kendala dalam pembangunan Jembatan Jatijajar.