Bantah Rizky Billar Banting Lesti Kejora 2 Kali, Kuasa Hukum: Bukan Dibanting tapi Kebanting

Rizky Billar juga diketahui memiliki mobil BMW M3 320i Tahun 2012-2014 berwarna putih sama seperti mobil Mercedes Benz SLK 200 CGI Tahun 2015 miliknya yang juga berwarna putih. Foto/Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Hukum Rizky Billar, Adek Erfil Manurung membantah kliennya telah membanting Lesti Kejora secara berulang kali dalam kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Sebenarnya kalau kata-kata dibanting itu, itu tidak benar. Dibanting-banting berkali-kali itu tidak benar," kata Adek kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis, 6 Oktober 2022.

Berdasarkan keterangan Billar, kata Adek, pada saat kejadian kliennya berusaha menepis tangan Lesti Kejora yang mencoba menarik kerah baju tapi bukan kerah baju yang diraih Lesti melainkan kalung yang dikenakan Billar hingga terputus.

"Sebenarnya itu dia menepis, ketika dia ke kamar mandi. Waktu Rizky mau ke kamar mandi, Lesti mengejar. Mengejar, narik, ditepis begini, dan itu membuat Lesti jatuh," ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa dalam laporan bukan dibanting, tetapi terbanting. "Dan laporan Lesti juga bukan dibanting tapi kebanting," kata Adek. 

Adek juga sudah mengonfirmasi ke Lesti soal hal tersebut. "Saya tanya ke Rizky, apa benar itu dibanting-banting? Rizky menjawab, tidak bang. Terus saya juga tanya ke Lesti. Lesti bilang bukan dibanting tapi kebanting," katanya.

Polisi Bakal Layangkan Pemanggilan Kedua buat Rizky Billar

Pada pemanggilan hari ini, Rizky Billar tidak hadir, tetapi diwakili oleh tim kuasa hukumnya. Menurut keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, pihak Billar meminta pemanggilan kedua dijadwalkan 13 Oktober 2022.

"Alasannya ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan. Pihak penyidik bisa menerima tapi kita pasti jadwalkan untuk pemanggilan kedua," ujarnya.

Namun, Nurma belum bisa memastikan waktu pemanggilan kedua terhadap Billar. "Kita jadwalkan, penyidik yang akan jadwalkan, lebih cepat lebih baik," kata dia.

Menurut Adek, Billar tidak dapat hadir lantaran masalah kesehatan psikologis. "Dia tidak bisa datang karena terganggu psikisnya dengan media sosial, karena menampilkan berita dengan narasi yang kurang baik yang dilakukan oleh para media," kata Adek.

Ketika ditanya apakah Billar mengakui tindak KDRT sebagaimana yang dilaporkan Lesti Kejora, Adek mengatakan laporan tersebut berlebihan.

"Oh itu tidak, itu berlebihan. Walaupun visum ada tapi ini belum ada pemeriksaan. Kita tunggu pemeriksaan minggu depan," ujarnya.

Alami Gangguan Psikis, Rizky Billar Minta Bantuan Ustad

Saat ini, kata dia, Billar sedang menunggu ustad karena masalah psikis yang dialaminya. "Saya mewakili Billar, beliau sedang menunggu ustad juga ada kesibukan, sehingga tidak bisa datang," katanya.

Sebelumnya, Rizky dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan siang ini untuk kasus KDRT terhadap penyanyi dangdut itu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Ade Ary Syam Indradi mengatakan pemeriksaan dimulai pukul 13.00 WIB. "Hari Kamis, tanggal 6 Oktober 2022 jam 13.00 WIB akan melakukan pemeriksaan terhadap suami korban, MR alias RB," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 5 Oktober 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan pada keterangannya Kamis siang ini, menyebutkan penyidik Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan telah mengantongi dua alat bukti untuk menetapkan Rizky Billar sebagai tersangka KDRT. Dalam Pasal 184 KUHP disebutkan bahwa alat bukti yang sah di antaranya visum dan keterangan saksi. “Kalau ditetapkan sebagai tersangka sudah masuk sebenarnya,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Jadwal Ulang Pemanggilan Rizky Billar, Adek: Terganggu Psikis Media Sosial






Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Pajero, Polisi Undang Ahli untuk Tentukan Tersangka

1 hari lalu

Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Pajero, Polisi Undang Ahli untuk Tentukan Tersangka

Gelar perkara mahasiswa UI tewas tertabrak Pajero bertujuan menentukan status perkara apakah naik dari penyelidikan ke penyidikan.


Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

3 hari lalu

Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

AKP Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menetapkan F, 51 tahun sebagai tersangka penganiayaan 3 bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Tabrak Lari Mahasiswa UI vs Anggota Polri Pengendara Pajero, Gelar Perkara pada Senin

3 hari lalu

Tabrak Lari Mahasiswa UI vs Anggota Polri Pengendara Pajero, Gelar Perkara pada Senin

Kompol Joko mengatakan akan melakukan gelar perkara untuk kasus kecelakaan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah Saputra pada Senin, 28 November 2022.


Tersangka Berdendang Bergoyang Festival Bertambah 2 Orang

7 hari lalu

Tersangka Berdendang Bergoyang Festival Bertambah 2 Orang

Ada dua orang lagi dari panitia Berdendang Bergoyang Festival yang menjadi tersangka.


Polisi Selidiki Dugaan Pemukulan oleh Anak Kombes di Bimbel Masuk Akpol

12 hari lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pemukulan oleh Anak Kombes di Bimbel Masuk Akpol

Seorang pelajar yang diduga anak kombes melakukan pemukulan terhadap peserta bimbel masuk Akpol yang digelar di PTIK.


Denny Sumargo Sindir Fans Leslar, Ikut Hujat Kiky Saputri Demi Ditransfer Uang

18 hari lalu

Denny Sumargo Sindir Fans Leslar, Ikut Hujat Kiky Saputri Demi Ditransfer Uang

Denny Sumargo mendalami perannya seolah-olah sebagai fans Leslar yang langsung meminta maaf dan setelah mendapat uang dari Kiky Saputri.


Kasus Konten Prank KDRT Baim Wong Masih Berlanjut, Polisi Periksa Pelapor

19 hari lalu

Kasus Konten Prank KDRT Baim Wong Masih Berlanjut, Polisi Periksa Pelapor

Polres Jakarta Selatan memeriksa pelapor Baim Wong dalam perkara konten prank laporan polisi soal KDRT pada 1 Oktober 2022 di Polsek Kebayoran Baru.


Polres Jaksel Siap Dukung KPU Jaga Keamanan Pelaksanaan Pemilu 2024

20 hari lalu

Polres Jaksel Siap Dukung KPU Jaga Keamanan Pelaksanaan Pemilu 2024

Selain Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan, petugas patroli juga disiapkan untuk mendukung tugas-tugas KPU Jaksel menjelang Pemilu 2024.


Jumlah Perempuan dan Anak Korban KDRT Melonjak, Satpol PP: Tugas Kami Melindungi

20 hari lalu

Jumlah Perempuan dan Anak Korban KDRT Melonjak, Satpol PP: Tugas Kami Melindungi

Satpol PP Jakarta Barat menyatakan siap mendampingi para perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.


Kasus KDRT di Depok Melonjak, Psikolog: Sudah Waktunya Kita Intervensi

20 hari lalu

Kasus KDRT di Depok Melonjak, Psikolog: Sudah Waktunya Kita Intervensi

Psikolog Putri Langka mengatakan masalah KDRT ini perlu menjadi perhatian khusus pemerintah agar tidak dianggap sepele.