Heru Budi Lanjutkan Gerebek Lumpur Anies Baswedan, Ahli: ke Mana Dibuangnya?

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat mengoperasikan ekskavator untuk mengeruk lumpur yang ada di dasar Kali Cideng, Jakarta Pusat, Kamis 6 Oktober 2022. Kegiatan tersebut dalam rangka program Gerebek Lumpur sebagai upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi banjir di Jakarta dengan cara memperluas, memperdalam serta memperbesar volume sungai-sungai dan aliran air agar daya tampung menjadi lebih besar. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Ahli tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga mendorong Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membuat terobosan untuk memanfaatkan lumpur hasil pengerukan pada sungai, danau, situ, embung dan waduk.

Nirwono Joga mengusulkan hal tersebut harus menjadi perhatian, mengingat Pemprov DKI di bawah pimpinan Heru Budi juga menyatakan akan menggencarkan lagi kegiatan "gerebek lumpur" di berbagai wilayah.

"Kalau gerebek lumpur dioptimalkan maka akan tersedia lumpur dalam jumlah besar. Yang harus dipikirkan akan dibawa atau ditampung ke mana dan digunakan untuk apa, bisa misalnya untuk pengurukan kawasan yang membutuhkan," ujar Nirwono di Jakarta, Kamis, 1 Desember 2022.

Selain itu, Nirwono juga menilai Pemprov DKI Jakarta harus mulai terbuka dan transparan dikemanakan lumpur hasil pengerukan itu dan peruntukannya. "Selama ini tidak ada kejelasan lumpur-lumpur hasil pengerukan itu dikemanakan saja dan untuk apa saja," ucapnya.

Kendati demikian, Nirwono menilai strategi Heru Budi untuk melakukan gerebek lumpur merupakan langkah baik yang harus digencarkan oleh seluruh pihak seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), pasukan pelangi, seluruh jajaran Pemprov DKI hingga kelurahan.

"Gerebek lumpur bertujuan memperlancar aliran air (sungai, saluran air), meningkatkan kapasitas daya tampung (sungai, saluran air, situ/ danau/ embung/ waduk)," ucapnya.

Baca: 3 Program Prioritas DKI Jakarta 2023: Banjir, Kemacetan dan Antisipasi Dampak Resesi



Gerebek lumpur tak efektif jika tidak didukung pembenahan sungai

Gerebek lumpur, kata Nirwono, tidak akan terlalu efektif jika tidak didukung oleh pembenahan sungai dengan cara diperlebar, diperdalam, dihijaukan, dibebaskan dari sampah dan dicegah untuk terjadi sedimentasi.

Kemudian, lanjutnya, perlu juga dilakukan revitalisasi situ/danau/embung/waduk, memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan mengkonservasi hutan lindung hulu sungai untuk memperbesar resapan air dan mengurangi sedimentasi sungai.

"Kemudian merehabilitasi saluran air yang diperbesar dimensi saluran airnya dan bebas dari jaringan utilitas yang menyumbat saluran, serta restorasi kawasan pesisir termasuk memanfaatkan lumpur hasil pengerukan gerebek lumpur tadi," tuturnya.

Sebelumnya, Heru Budi Hartono menyatakan akan rutin melakukan gerebek lumpur sebagai upaya pengendalian banjir Jakarta. Pengendalian banjir itu sendiri, jadi salah satu program prioritas Pemprov DKI pada 2023.

"Penanganan rutin pengerukan jadi rutin gerebek lumpur, jadi kemarin saya sudah ke beberapa wilayah semua harus jalan sarana prasarana yang Pemda DKI Jakarta miliki turun untuk mengantisipasi banjir," kata Heru, Selasa (29/11).

Anies Baswedan memulai gerebek lumpur

Gerebek lumpur ini telah dimulai sejak era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ini ditandai dengan dia hadir dalam 'Gerebek Lumpur' di Kali Krukut, Bendungan Hilir, Kamis, 30 September 2021. “Kami pastikan semua persiapan yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta dan stakeholder lain untuk memasuki bulan-bulan musim hujan itu dikerjakan dengan tuntas,” kata Anies di Kali Krukut, Bendungan Hilir, pada Kamis, 30 September 2021.

Ia mengatakan persiapan untuk musim penghujan nanti di antaranya adalah pengerukan waduk, pembersihan gorong-gorong, dan pengerukan kali. Hal itu untuk memastikan bahwa sedimentasi bisa dibersihkan sejak awal. “Harapannya kita bisa menghadapi musim hujan besok dengan lebih siap dan mudah-mudahan terhindar dari banjir,” ujar Anies. 

Sebelumnya Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma dan Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI, Yusmada Faizal menghadiri acara apel Kegiatan Gerebek Lumpur di Kali Krukut, Bendungan Hilir.

“Saat ini kita akan menyaksikan pengerukan Kali Krukut yg merupakan sumber dari limpasan air sepanjang jalan jalan Bendungan Hilir,” Ujar Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma di Jalan Jendral Sudirman, pada Kamis, 30 September 2021.

Baca juga: Strategi Heru Budi Hartono Atasi Banjir Jakarta: Rutin Gerebek Lumpur dan Keruk Saluran Air

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Erick Thohir Tanggapi Tawaran BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta 2023

3 jam lalu

Erick Thohir Tanggapi Tawaran BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta 2023

PT JakPro belum mengantongi sponsor Formula E yang akan diadakan kedua kalinya di Indonesia itu. JakPro maskih melakukan penjajakan.


Ucapkan Selamat Imlek, Heru Budi: Jakarta Tempat Ramah dan Terima Segala Bentuk Tradisi

10 jam lalu

Ucapkan Selamat Imlek, Heru Budi: Jakarta Tempat Ramah dan Terima Segala Bentuk Tradisi

Heru Budi menyampaikan perayaan Imlek tahun ini sangat menarik karena mengusung tema "Bersyukur, Bangkit dan Maju".


Heru Budi Hartono Sebut Jakarta Siap Mendukung Serta Sukseskan KTT ASEAN 2023

11 jam lalu

Heru Budi Hartono Sebut Jakarta Siap Mendukung Serta Sukseskan KTT ASEAN 2023

Heru Budi meminta dukungan masyarakat Jakarta untuk memeriahkan hingga rangkaian acara KTT ASEAN berakhir.


Anggota DPRD Apresiasi Heru Budi Tanam Pohon, Minta Dinas Pertanaman Diawasi

13 jam lalu

Anggota DPRD Apresiasi Heru Budi Tanam Pohon, Minta Dinas Pertanaman Diawasi

Sejak dilantik menggantikan Anies Baswedan, Heru Budi sudah melakukan penanaman 2.700 pohon untuk penghijauan Jakarta.


Dishub DKI Belum Pikirkan Teknologi ERP, Sempat Gagal Lelang di Era Anies Baswedan

17 jam lalu

Dishub DKI Belum Pikirkan Teknologi ERP, Sempat Gagal Lelang di Era Anies Baswedan

Pemprov DKI pernah gagal melakukan lelang tekonologi ERP pada 2018 sebab satu peserta lelang mengundurkan diri karena menganggap proyek tidak pasti.


Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

18 jam lalu

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

Pengamat politik Hendri Satrio meyakini pertemuan antara Jokowi dengan Surya Paloh pada Kamis kemarin membahas soal pencalonan Anies Baswedan


Ke Heru Budi, Kapolda Metro Jaya Minta Disediakan Lintasan Balap Motor Jalanan

1 hari lalu

Ke Heru Budi, Kapolda Metro Jaya Minta Disediakan Lintasan Balap Motor Jalanan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut anak muda di DKI Jakarta butuh trek lurus untuk balap motor


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

1 hari lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.


Buka Anniversary Street Race Bareng Heru Budi, Kapolda Metro Berpesan Kurangi Balap Liar

1 hari lalu

Buka Anniversary Street Race Bareng Heru Budi, Kapolda Metro Berpesan Kurangi Balap Liar

Kapolda Metro Jaya membuka acara 1st Anniversary Street Race Polda Metro Jaya hari ini. Dia berpesan balap liar di Jakarta dikurangi.


PKS Sepakat dengan Kriteria Cawapres yang Pernah Disampaikan Anies

1 hari lalu

PKS Sepakat dengan Kriteria Cawapres yang Pernah Disampaikan Anies

PKS satu suara dengan apapun pilihan Anies Baswedan menentukan bakal Cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.