Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Komunikasi Terakhir dengan Keluarga Empat Jenazah Tewas di Kalideres, Ketua RT: Urus Surat Kematian

image-gnews
Sejumlah polisi berjaga saat olah TKP di rumah satu keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 16 November 2022. Polda Metro Jaya menggelar olah TKP lanjutan di tempat ditemukannya empat jenazah di dalam rumah Blok AC5/7 Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres. TEMPO/M. Faiz Zaki
Sejumlah polisi berjaga saat olah TKP di rumah satu keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 16 November 2022. Polda Metro Jaya menggelar olah TKP lanjutan di tempat ditemukannya empat jenazah di dalam rumah Blok AC5/7 Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres. TEMPO/M. Faiz Zaki
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua RT 07 Kelurahan Kalideres Tjong Tjie Kian alias Asiung mengungkap fakta baru kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengaku belum berkomunikasi lagi dengan keluarga keempat jenazah beberapa hari pasca polisi menggeledah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis, 10 November 2022. 

"Saya udah tidak berkomunikasi dari tanggal 14 November," ujar dia saat dihubungi, Jumat malam, 2 Desember 2022.

Empat jenazah ditemukan tewas di dalam rumah Blok AC5/7 Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis, 10 November 2022. Mereka yang meninggal adalah Rudyanto Gunawan (laki-laki 71 tahun), Renny Margaretha Gunawan (perempuan 68 tahun), Dian Febbyana Apsari Dewi (perempuan 42 tahun), dan Budyanto Gunawan (laki-laki 68 tahun).

Baca juga: Ada Aroma Busuk Sebelum Warga Menemukan 4 Jenazah dalam Satu Rumah di Kalideres

Asiung sempat berkomunikasi dengan salah satu keluarga Renny yang bernama Eni alias Een. Percakapan keduanya terjalin untuk mengurus surat keterangan kematian. Asiung juga harus memberi kabar soal empat jenazah bakal dikremasi di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara.

Namun, menurut dia, empat jenazah satu keluarga ini belum juga dikremasi. Polisi masih perlu melanjutkan proses penyelidikan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Setelah itu, Asiung tak lagi berkomunikasi dengan ipar Renny tersebut lantaran kemungkinan masih berduka. Menurut dia, pihak Eni juga sedang tidak ingin diganggu berbagai pihak, kecuali kepolisian.

Keluarga besar keempat jenazah juga meminta Asiung untuk tidak memberikan informasi nomor telepon kepada awak media. "Maaf, saya tidak diperkenankan untuk memberi (kontak). Kemarin udah pesan," tutur dia.

Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres ini hingga perilaku semasa hidupnya masih menjadi misteri. Ada dugaan empat jenazah Kalideres mengikuti suatu sekte, tapi kepolisian belum bisa menjelaskannya. Polisi juga tidak menemukan indikasi tindak pidana dari orang lain. 

Baca juga: 4 Orang Meninggal di Kalideres, Keluarga: Saya Terakhir Berkomunikasi 20 Tahun Lalu

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Mayat Bapak-Anak di Koja, Kondisi Istri Membaik dan Sudah Kumpul dengan Keluarga

5 hari lalu

Warga memadati rumah HR, seorang pria berusia 50 tahun yang ditemukan tewas bersama balitanya, AQ, yang berusia 2 tahun, Ahad, 29 Oktober 2023. Jasad mereka ditemukan pada hari Sabtu usai sebelumnya tercium bau busuk dari dalam rumah di Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Kasus Mayat Bapak-Anak di Koja, Kondisi Istri Membaik dan Sudah Kumpul dengan Keluarga

Kondisi istri yang ditemukan selamat di kasus temuan mayat bapak-anak membusuk di Koja, Jakarta Utara, sudah membaik


DKI Cabut KJP Plus 7 Pelajar yang Terlibat Penodongan Celurit ke Satpam di Kalideres

14 hari lalu

Warga menunjukkan Kartu Jakarta Pintar serta bukti pembayaran saat membeli pangan murah di RPTRA Jatinegara, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019.  Pangan murah ini hanya ditujukan bagi warga yang memiliki KJP Plus, Kartu Pekerja, dan Kartu Lansia Jakarta untuk meningkatkan gizi anak-anak di Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
DKI Cabut KJP Plus 7 Pelajar yang Terlibat Penodongan Celurit ke Satpam di Kalideres

Pemprov DKI mencabut KJP Plus milik tujuh pelajar yang terlibat penodongan celurit ke satpam di Kalideres, Jakarta Barat.


Kebakaran Lahap Lapak Pengolahan Plastik di Kalideres, 3 Jam Api Tak Kunjung Padam

15 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Kebakaran Lahap Lapak Pengolahan Plastik di Kalideres, 3 Jam Api Tak Kunjung Padam

Kebakaran melanda lapak pengolahan plastik di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Selama tiga jam api belum juga padam.


Empat Fakta Penting Terbaru Kasus Mayat Bapak-Anak di Koja

17 hari lalu

Warga memadati rumah HR, seorang pria berusia 50 tahun yang ditemukan tewas bersama balitanya, AQ, yang berusia 2 tahun, Ahad, 29 Oktober 2023. Jasad mereka ditemukan pada hari Sabtu usai sebelumnya tercium bau busuk dari dalam rumah di Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Empat Fakta Penting Terbaru Kasus Mayat Bapak-Anak di Koja

Polres Jakarta Utara mengungkap temuan baru di kasus penemuan mayat bapak-anak di Koja, Jakarta Utara.


Pesawat TNI AU Jatuh di Pasuruan, Tiga Orang Dinyatakan Meninggal, Satu Masih Hilang

20 hari lalu

Pesawat EMB-314 Super Tucano TNI AU melontarkan peluru saat latihan Sikatan Daya 2023 di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Jumat 26 Mei 2023. Latihan yang diikuti sedikitnya 400  personel TNI AU tersebut bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan prajurit khususnya dalam penggunaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) udara dalam sebuah operasi militer. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Pesawat TNI AU Jatuh di Pasuruan, Tiga Orang Dinyatakan Meninggal, Satu Masih Hilang

Tiga orang dinyatakan meninggal saat dua pesawat TNI AU jatuh di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.


Kisah Pengkafan Jenazah di Gaza: Merawat Jasad Anak-Anak yang Hancur hingga Membusuk

24 hari lalu

Abu Saher al-Maghari menyelubungi jenazah yang tiba di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir el-Balah [Attiya Darwish/Al Jazeera]
Kisah Pengkafan Jenazah di Gaza: Merawat Jasad Anak-Anak yang Hancur hingga Membusuk

Massifnya jumlah korban tewas anak-anak akibat serangan Israel membuat Sekretaris Jenderal PBB menggambarkan Gaza sebagai "kuburan" bagi anak-anak.


Mayat Pegawai MRT Jakarta Mengambang di BKT, Penuh Luka Tusuk di Leher dan Dada

25 hari lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Mayat Pegawai MRT Jakarta Mengambang di BKT, Penuh Luka Tusuk di Leher dan Dada

Pegawai PT MRT Jakarta, Disa Dwi Yarto, ditemukan tewas mengambang di Kanal Banjir Timur (KBT), Cakung, Jakarta Timur,


Viral Pelajar Acungkan Celurit ke Satpam di Kalideres, 3 Orang Ditangkap Polisi

26 hari lalu

Polisi tangkap tiga pelajar yang acungkan celurit di sekitar Perumahan Citra, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Viral Pelajar Acungkan Celurit ke Satpam di Kalideres, 3 Orang Ditangkap Polisi

Video viral memperlihatkan pelajar yang mengacungkan celurit ke arah satpam di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Tiga pelajar sudah ditangkap.


Kondisi Istri di Kasus Mayat Bapak-Anak di Koja: Fisik Membaik, Psikis Masih Terganggu

32 hari lalu

Lurah Tugu Selatan Sukarmin menyebut korban tergolong masyarakat mampu. HR diketahui memiliki usaha biro perjalanan ibadah. Status kepemilikan rumah dua lantai itu pun atas namanya sendiri. Korban juga memiliki mobil serta sepeda motor. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Kondisi Istri di Kasus Mayat Bapak-Anak di Koja: Fisik Membaik, Psikis Masih Terganggu

Tim dokter di RS Polri sedang berusaha memulihkan kondisi psikis istri di kasus temuan mayat bapak-anak membusuk di Koja


RS Indonesia di Gaza Mencekam: Jenazah Tak Tertampung, Pasien Luka-luka Membludak

35 hari lalu

Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. (ANTARA/HO-MER-C)
RS Indonesia di Gaza Mencekam: Jenazah Tak Tertampung, Pasien Luka-luka Membludak

Lusinan jenazah membanjiri Rumah Sakit Indonesia di Gaza akibat serangan Israel.