Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Anak di Tambora Jadi Pelaku Penganiayaan Ayah Kandung 84 Tahun karena Soal Makan Malam

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

image-gnews
Ilustrasi Pemukulan. shutterstock.com
Ilustrasi Pemukulan. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Laki-laki berinisial SG (umur 47 tahun) menjadi tersangka penganiayaan terhadap ayah kandungnya sendiri, yaitu DT yang berusia 84 tahun. Kapolsek Tambora Komisaris Polisi Putra Pratama mengatakan pelaku memukul orang tuanya karena masalah makan malam yang belum siap disajikan pada pukul 18.30, Senin, 2 Januari 2023.

“Pelaku marah karena ia masak untuk makan malam belum selesai. Tapi bapaknya enggak sabaran sudah mulai makan, sehingga pelaku kesal,” katanya saat dihubungi, Rabu, 4 Januari 2023.

Kejadian berawal ketika DT sedang makan, namun dibentak oleh SG dan menyebabkan nasi di piring ayahnya itu tumpah. Pelaku yang makin emosi langsung memukul wajah, tangan, dan kepala korban hingga memar serta mengeluarkan darah dari telinga.

Pengurus RT setempat langsung melapor polisi ketika mengetahui ada kejadian tersebut. SG langsung ditangkap dan ditahan di Polsek Tambora.

“Kami sangkakan dengan Pasal 351 KUHP, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” ujar Putra Pratama.

Rumah yang menjadi tempat kejadian perkara atau TKP berada di Jalan Bandengan Utara, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. SG masih tinggal bersama ayahnya yang sudah lansia, sedangkan ibunya sudah wafat.

Baca: KDRT di Depok, Tak Bisa Urus Anak dan Rumah Jadi Motif Suami Bakar Istri

Positif sabu ketika tes urine

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pelaku juga sudah mempunyai istri dan belum dikaruniai anak, namun mereka tinggal secara terpisah. Mata pencaharian SG sehari-harinya adalah sebagai sopir ojek online.

Putra mengatakan pihaknya curiga atas perilaku SG yang tega menganiaya ayahnya sendiri. Kemudian langsung dilakukan tes urine terhadap pelaku dan hasilnya positif mengonsumsi sabu.

Kepolisian masih menelusuri asal-usul dari mana SG mendapatkan sabu tersebut dan bakal menjerat dengan pasal narkotika. Mengetahui pelaku adalah pengguna, polisi langsung menggeledah TKP.

Namun polisi tidak menemukan sisa sabu dan alat isap yang digunakan. “Sudah digeledah, hasil nihil,” tutur Putra.

Baca juga: Temukan Chat Mesra di HP, Suami di Depok Aniaya Istri Pakai Linggis

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cerita Marwah, Korban Penganiayaan oleh Kekasih hingga Diancam Dibunuh

1 hari lalu

Ilustrasi penganiayaan wanita. Shutterstock
Cerita Marwah, Korban Penganiayaan oleh Kekasih hingga Diancam Dibunuh

Ade Marwah Aulia, seorang wanita berusia 22 tahun menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Imam Supandi, kekasihnya.


Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

2 hari lalu

Ilustrasi tawuran/perkelahian penganiayaan. Shutterstock
Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

Kasus pengeroyokan anak ini sudah ditangani unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.


Rubicon Mario Dandy Akhirnya Laku Rp 725 Juta

2 hari lalu

Mario Dandy berfoto di Sabana Gunung Bromo dengan mobil Jeep. Istimewa
Rubicon Mario Dandy Akhirnya Laku Rp 725 Juta

Kejari Jaksel berhasil menjual mobil Jeep Rubicon Mario Dandy senilai Rp 725 juta dalam lelang ketiga.


Bos Rental Mobil Tewas di Pati Akibat Main Hakim Sendiri, Ini Ancaman Hukuman Bagi Para Pelakunya

3 hari lalu

Cuplikan video pembakaran mobil saat warga desa mengeroyok bos rental mobil di Pati, Jawa Tengah. Istimewa
Bos Rental Mobil Tewas di Pati Akibat Main Hakim Sendiri, Ini Ancaman Hukuman Bagi Para Pelakunya

Burhanis, pengusaha rental mobil tewas di Pati karena amok massa main hakim sendiri. Apa ancaman hukuman bagi para pelakunya?


Kronologi Bos Rental Mobil Dianiaya Warga Hingga Tewas di Pati

4 hari lalu

Cuplikan video pembakaran mobil saat warga desa mengeroyok bos rental mobil di Pati, Jawa Tengah. Istimewa
Kronologi Bos Rental Mobil Dianiaya Warga Hingga Tewas di Pati

Polresta Pati masih mencari para pelaku lain yang ikut mengeroyok bos rental mobil Burhanis dan tiga rekannya.


Ketua PSI Batam Ditangkap Polisi karena Narkoba Akhirnya Direhabilitasi, Ini Alasannya

6 hari lalu

Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba menjelaskan kasus penangkapan Ketua PSI Batam Susanto yang tersandung kasus narkoba kepada awak media, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Ketua PSI Batam Ditangkap Polisi karena Narkoba Akhirnya Direhabilitasi, Ini Alasannya

Ketua DPD PSI Kota Batam Susanto mengonsumsi narkoba sejak 2011


Polda Aceh Bongkar Peredaran 31 Kilogram Sabu Jaringan Narkoba Internasional asal Thailand

9 hari lalu

Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko dalam konferensi pers pengungkapan peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan internasional, Thailand-Indonesia (Aceh), seberat 31 kg, di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, Rabu, 5 Juni 2024. Humas Polda Aceh
Polda Aceh Bongkar Peredaran 31 Kilogram Sabu Jaringan Narkoba Internasional asal Thailand

Polda Aceh ungkap peredaran 31 Kilogram sabu jaringan narkoba internasional dari Thailand. Juga, amankan 370 kg ganja kering di dua lokasi.


Sofyan Caleg Terpilih DPRK Aceh Tamiang Bandar Sabu 70 Kg Diduga Jaringan Fredy Pratama

11 hari lalu

Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Sofyan Caleg Terpilih DPRK Aceh Tamiang Bandar Sabu 70 Kg Diduga Jaringan Fredy Pratama

Caleg terpilih DPRK Aceh Tamiang dari PKS, Sofyan, diduga satu jaringan dengan buron narkoba Fredy Pratama.


Sofyan Caleg DPRK Aceh Tamiang Diduga Pakai Hasil Jual Narkoba 70 Kg untuk Biaya Kampanye

12 hari lalu

Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Sofyan Caleg DPRK Aceh Tamiang Diduga Pakai Hasil Jual Narkoba 70 Kg untuk Biaya Kampanye

Sofyan diduga menggunakan uang hasil penjualan narkoba untuk membiayai kampanyenya.


Beli Sabu 3.64 Gram, Mantan Kabid TIK Polda Kepri Kombes Agus Divonis 1 Tahun Rehabilitasi

15 hari lalu

Suasana sidang Kombes Agus, eks Kabid TIK Polda Kepri yang terjerat kasus narkoba, secara online di Pengadilan Negeri Batam, Rabu 29 Mei 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Beli Sabu 3.64 Gram, Mantan Kabid TIK Polda Kepri Kombes Agus Divonis 1 Tahun Rehabilitasi

Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut Kombes Agus divonis 2 tahun 6 bulan penjara, serta 2 bulan rehabilitasi.