DKI Gencarkan Imunisasi Campak di Permukiman Kumuh dan Padat Penduduk

Reporter

Petugas medis Peskemas Gebang Raya mendata pelajar sebelum mengikuti imunisasi campak dan rubella kepada pelajar di SDIT Baidhaul Ahkam, Kota Tangerang, Banten, Kamis, 15 Oktober 2020. Program imunisasi kepada pelajar di Kota Tangerang terus berjalan di tengah pandemi COVID-19 guna menjaga kesehatan anak dari serangan penyakit. ANTARA FOTO/Fauzan

TEMPO.CO, Jakarta -  Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyisir pelaksanaan imunisasi campak di kawasan padat penduduk dan kumuh untuk menekan penularan.

"Penularan campak sama seperti COVID-19 tapi jauh lebih menular dan sangat cepat," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama seperti dikutip dari Antara, Rabu, 25 Januari 2023.

Dia menjelaskan kasus campak di Jakarta pada 2022 mencapai 253 kasus yang banyak ditemukan di daerah yang cakupan imunisasi rendah, wilayah padat penduduk, sanitasi dan gizi kurang hingga wilayah perbatasan dengan Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Selain kondisi lingkungan dan sanitasi kurang, Ngabila menambahkan peningkatan kasus campak juga terjadi karena surveilans dan cakupan imunisasi campak rubella menurun menyusul pandemi COVID-19 selama 2020-2022.

Cakupan imunisasi campak

Padahal, lanjut dia, minimal cakupan imunisasi campak dan rubela (Measles dan Rubella/MR) mencapai 95 persen. Adapun MR merupakan vaksin untuk mencegah penularan penyakit akibat virus campak dan rubela.

"DKI Jakarta tidak tercapai target pada 2020 hanya 85 persen untuk bayi di bawah dua tahun dan 65 persen bulan imunisasi anak sekolah (BIAS)," ucapnya.

Sedangkan capaian pada 2021 untuk BIAS mencapai 91 persen dan pada 2022 capaian imunisasi pada bayi berusia di bawah dua tahun mencapai 91 persen.

Tiga kali imunisasi MR

Dinkes DKI meminta para orang tua untuk melengkapi imunisasi MR tiga kali yakni saat berusia sembilan bulan, usia 18 bulan dan kelas satu Sekolah Dasar (SD) yang diberikan gratis oleh pemerintah.

"Sebanyak 20-40 persen anak sudah imunisasi MR dua kali, masih bisa menjadi suspek campak. Meski sudah dua kali vaksin MR, namun cakupan rendah di wilayah tersebut dan cakupan vaksinasi tidak merata menyebabkan kenaikan kasus," imbuhnya.

Selain balita, campak juga dapat menyerang dewasa usia di atas 18 tahun.

Untuk itu, warga berusia 18 tahun ke atas yang terjangkit campak, perlu melakukan imunisasi campak satu bulan setelah sembuh dan direkomendasikan dua kali seumur hidup dengan jeda minimal 28 hari. Namun, vaksinasi untuk dewasa itu tidak gratis alias berbayar.

Minta puskesmas petakan RT yang masih rendah imunisasi campak

Saat ini, Dinas Kesehatan DKI meminta puskesmas kecamatan untuk memetakan daerah yang capaian imunisasi campak masih rendah hingga di level Rukun Tetangga (RT).

Selain itu, menggalakkan edukasi bagi warga khususnya kepada kader dasawisma hingga kader posyandu.

Penularan penyakit campak terbilang cepat karena melalui udara dan droplet dan melalui kontak dengan kulit penderita.

Adapun gejalanya yakni demam tinggi, batuk, pilek, mata merah dan ruam merah yang muncul empat hari sesudah awal demam.

Untuk itu, masyarakat diimbau menerapkan protokol kesehatan di antaranya menjaga kebersihan, memakai masker dan mencuci tangan.

Baca juga: Kemenkes Tetapkan KLB Campak, Bisa Sebabkan Kematian Jika Tak Ditangani Tepat






Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

1 hari lalu

Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

Pakar kesehatan membolehkan vaksin campak diberikan bersama vaksin COVID-19, termasuk booster kedua. Ini yang perlu diperhatikan.


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


Layanan Vaksin Booster Kedua di Balai Kota DKI Dibuka hingga Akhir Februari

1 hari lalu

Layanan Vaksin Booster Kedua di Balai Kota DKI Dibuka hingga Akhir Februari

Dinas Kesehatan DKI memperpanjang pelaksanaan vaksin booster kedua atau vaksinasi dosis keempat di Balai Kota Jakarta hingga akhir Februari 2023.


Kabupaten Bogor dan Bandung Barat dalam Status KLB Campak di Jawa Barat

3 hari lalu

Kabupaten Bogor dan Bandung Barat dalam Status KLB Campak di Jawa Barat

Dua kabupaten di Jawa Barat dinyatakan berstatus KLB Campak. Kemungkinan kasus campak juga terdapat di daerah lain.


DKI Sediakan 60 Ribu Dosis Vaksin Covid Per Hari di 300 Lokasi untuk Vaksinasi Booster Kedua

4 hari lalu

DKI Sediakan 60 Ribu Dosis Vaksin Covid Per Hari di 300 Lokasi untuk Vaksinasi Booster Kedua

DKI Jakarta menyediakan total sekitar 60 ribu dosis vaksin COVID-19 per hari di 300 lokasi untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi dosis keempat.


Dinkes DKI Gelar Vaksinasi Booster ke-2 buat Umum Mulai Besok, Tak Perlu Tunggu Tiket PeduliLIndungi

5 hari lalu

Dinkes DKI Gelar Vaksinasi Booster ke-2 buat Umum Mulai Besok, Tak Perlu Tunggu Tiket PeduliLIndungi

Vaksinasi booster ini akan menggunakan vaksin Pfizer dan Zifivax.


Campak Mewabah, Dokter Anak: Komplikasi Paling Sering Pneumonia

7 hari lalu

Campak Mewabah, Dokter Anak: Komplikasi Paling Sering Pneumonia

Pandemi Covid-19 diduga berdampak kepada penurunan cakupan imunisasi campak. Panen wabahnya terjadi saat ini.


Kemenkes Tetapkan KLB Campak, Bisa Sebabkan Kematian Jika Tak Ditangani Tepat

7 hari lalu

Kemenkes Tetapkan KLB Campak, Bisa Sebabkan Kematian Jika Tak Ditangani Tepat

Kemenkes tetapkan KLB campak di Indonesia, bisa berakibat kematian jika tak ditangani secara tepat. Apa penyebabnya?


Alasan Kemenkes Tetapkan KLB Campak di Indonesia

7 hari lalu

Alasan Kemenkes Tetapkan KLB Campak di Indonesia

Kemenkes menyatakan KLB campak di Indonesia dilaporkan dari 31 provinsi di Indonesia hingga Desember 2022.


Vaksinasi Dosis ke-4 Bagi Masyarakat Umum, Dinas Kesehatan DKI Siagakan 300 Lokasi Vaksinasi

7 hari lalu

Vaksinasi Dosis ke-4 Bagi Masyarakat Umum, Dinas Kesehatan DKI Siagakan 300 Lokasi Vaksinasi

Pemerintah akan mulai memberikan vaksinasi dosis ke-4 atau vaksin booster tahap kedua bagi masyarakat umum. Di Jakarta ada 300 lokasi vaksinasi.