Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Viral ODGJ Meninggal di SPBU Depok Punya Rp 100 Juta di Tas, Ini Sumber Duitnya

image-gnews
Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Iklan

TEMPO.CO, Depok - Keluarga Minan Tu'u, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Depok yang viral karena memiliki uang sekitar Rp100 juta ternyata tidak tahu bila pria itu banyak uang. Adik Minan, Minah pun tidak menyangka jika uang yang ditinggalkan Minan sangat banyak.

Selama ini dia hanya melihat Minan mengumpulkan uang receh dan ribuan. "Saya lihat dirapihin uangnya, dimasukin ke bantal, sampai dua apa tiga bantal kali, tapi tidak menyangka sampai Rp100 juta lebih. Yang hitung setelah abang saya meninggal juga warga soalnya," ujar Minah, Rabu, 15 Februari 2023.

Menurut Minah, uang itu diperoleh almarhum dari pemberian orang dan pengendara yang mengisi BBM di SPBU Jalan Pramuka, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok.

Setiap hari, Minan keluar rumah mulai pukul 06.00 untuk ke SPBU di Jalan Pramuka. Abangnya itu tidak pernah jalan jauh dari rumah Minah. Sejak orang tuanya meninggal, Minan tinggal bersama Minah dan suaminya di Gang H. Konim RT 005/001, Kelurahan Grogol, Limo Depok. 

"Saban pagi dia keluar rumah, ke pom bensin, di sana ada yang suka kasih uang. Saya sama suami lihat sendiri, yang bawa motor sama mobil suka kasih ke dia," kata Minah.

Perempuan 60 tahun itu menjelaskan, kakaknya tidak pernah meminta uang kepada orang. Dia hanya menerima pemberian orang yang kasihan melihat dia.

"Biasanya kalau siang dan tidak ada yang kasih makan, pas perutnya lapar dia pulang ke rumah, makan yang saya siapkan pagi sama sore, sehari tiga kali," ujar Minah. 

Minah sedang membersihkan tempat bermalam Minan, ODGJ yang viral karena memiliki Rp100 juta di RT 05 RW 01 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Rabu, 15 Februari 2023. TEMPO/Ricky Juliansyah

Selesai makan, pria 70 tahun itu kembali kembali keluar dan baru pulang malam harinya. Dia tidur di tempat yang sudah disediakan di depan rumah abang Minan yang bernama Ri'an. "Tasnya juga ditaruh di sana" kata Minah.

Minah pernah menasihati Minan agar menyimpan uangnya baik-baik. Bila dia tutup usia, uang tersebut bisa digunakan untuk keperluan mengurusi pemakaman dan tahlilan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meski kakaknya mengalami gangguan jiwa, Minah yakin Minan tidak mau membebankan adiknya ketika meninggal sehingga meninggalkan uang yang banyak.

"Abang gua susah, tapi dia tidak mau jadi beban mpoknya, adiknya. Lebih baik pas gua mati mending ninggalin duit dulu dah, biar matinya tenang, sudah ada duitnya buat ngurusin gua, begitu kali kira-kira pikiran dia," ungkap Minah.

Minah menuturkan bahwa keluarganya adalah orang tidak punya. Uang yang ditinggalkan Minan akan digunakan untuk mengurus jenazahnya hingga tahlilan.

"Kalau orang patungan bisa, saya duit dari mana. Tapi, saya bersyukur sudah ngurusin dia, bisa ninggalin uang untuk niga hari, nuju hari, 40 hari, sedekahin anak yatim, janda, fakir miskin, kalau ada sisa saya mau bagusin kuburannya, kalau ada sisa lagi saya sedekahkan ke masjid. Itu duit dia. Bagus saya tidak ngeluarin biaya, timbang ngeluarin tenaga doang," ujarnya.

Seorang warga setempat Syarif Romadon. 28 tahun mengatakan selama hidupnya Minan pendiam dan tidak temperamen. Bahkan saat diledek anak kecil pun dia tidak mengejar dan membalas.

"Hanya jalan saja, tapi mulutnya kayak ngedumel," tutur Syarif.

Lansia ODGJ itu juga tidak pernah meminta-minta uang kepada warga, tetapi ketika ada yang memberi dia terima. "Kayak di warkop, dia tidak pernah minta, tapi suka dikasih kopi sama rokok," ucap Syarif.

RICKY JULIANSYAH

Pilihan Editor: Viral ODGJ Meninggal di SPBU Depok, Bawa Tas Isi Rp100 Juta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pelajar Tewas Akibat Tawuran di Depok, Keluarga Minta Diberlakukan Jam Malam

1 hari lalu

Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok Komisaris Suardi Jumaing ungkap tiga pelaku tawuran telah ditangkap, Jumat petang, 14 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Pelajar Tewas Akibat Tawuran di Depok, Keluarga Minta Diberlakukan Jam Malam

Keluarga korban tawuran di Depok meminta pemerintah memberlakukan jam malam bagi anak muda.


Kampanye Pengobatan Long-Acting, Risma Ingin Mudahkan Perawatan ODGJ

1 hari lalu

Menteri Sosial, Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke Kabupaten Pandeglang, dalam rangka bakti sosial dan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu serta penyandang disabilitas, Jumat 14 Juni 2024.  TEMPO/ Sandi Prastanto.
Kampanye Pengobatan Long-Acting, Risma Ingin Mudahkan Perawatan ODGJ

Metode pengobatan long-acting diberikan satu bulan sekali. Memudahkan anggota keluarga lain tetap mencari penghasilan.


Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Tewaskan Pelajar SMP di Depok

1 hari lalu

Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok Komisaris Suardi Jumaing ungkap tiga pelaku tawuran telah ditangkap, Jumat petang, 14 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Tewaskan Pelajar SMP di Depok

Polres Metro Depok menangkap tiga orang berinisial F, D dan M yang menganiaya MI (13 tahun) hingga tewas saat tawuran di gerbang tol Desari.


Polisi Ungkap Kronologi Pelajar SMP yang Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Sawangan Depok

1 hari lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Polisi Ungkap Kronologi Pelajar SMP yang Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Sawangan Depok

Polisi jelaskan kronologi pelajar SMP yang tewas bersimbah darah di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Kamis malam, 13 Juni 2024.


Pemerintah Depok Keluarkan Surat Edaran soal Penanganan Limbah Hewan Kurban

2 hari lalu

Pedagang menjajakan hewan untuk kurban di Pasar Hewan Jonggol, jelang Idul Adha di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 13 Juni 2024. Sepekan jelang Hari Raya Idul Adha, pasar yang beroperasi sejak tahun 1969 dan menjadi salah satu pasar hewan terbesar di Jabodetabek tersebut menyediakan sapi sebanyak 900 ekor dan domba atau kambing sebanyak 700 ekor. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Pemerintah Depok Keluarkan Surat Edaran soal Penanganan Limbah Hewan Kurban

Pemerintah Kota Depok mengeluarkan surat edaran agar limbah kotoran hewan kurban tidak membahayakan lingkungan.


Detik-detik Pelajar di Depok Jatuh dari Motor dalam Kondisi Bersimbah Darah, Ditinggal Kabur Temannya

2 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Detik-detik Pelajar di Depok Jatuh dari Motor dalam Kondisi Bersimbah Darah, Ditinggal Kabur Temannya

Pelajar tersebut tiba-tiba jatuh dari motor. Warga Sawangan Depok yang mau menolong terkejut kondisinya bersimbah darah, seperti sekarat.


Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

2 hari lalu

Suasana di sekitar kuil Batu Caves di Batu Caves, Selangor, Malaysia, 11 Juli 2017. Kuil tempat umat Hindu beribadah ini menjadi objek wisata wajib bagi wisatawan yang mengunjungi ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. TEMPO/Charisma Adristy
Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

Pengemudi taksi online itu menjemput seorang turis Inggris lalu bercerita tentang Malaysia yang menurut dia bukan tempat yang baik bagi turis asing.


Viral Lautan Sampah di Bawah Jembatan Sapan, Penjabat Gubernur Jawa Barat: Pengerukannya Bisa Seminggu

3 hari lalu

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. ANTARA/Ricky Prayoga
Viral Lautan Sampah di Bawah Jembatan Sapan, Penjabat Gubernur Jawa Barat: Pengerukannya Bisa Seminggu

Pemandangan lautan sampah di aliran Sungai Citarum di bawah Jembatan Sapan viral beberapa hari ini. Penjabat Gubernur Jawa Barat memeriksa langsung kondisinya.


Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

3 hari lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

Banyak warganet yang menyayangkan perilaku lima siswa SMP itu, karena dinilai tidak memiliki empati terhadap masyarakat Palestina.


Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

3 hari lalu

Ilustrasi tawuran/perkelahian penganiayaan. Shutterstock
Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

Kasus pengeroyokan anak ini sudah ditangani unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.