Keamanan Atrium Senen Gagalkan Penjualan Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Pihak keamanan Plaza Atrium Senen membenarkan adanya penggagalan transaksi penjualan anak di pusat pertokoan tersebut. Menurut Hari Subroto, kemarin, Minggu (21/2), pihak keamanan Atrium Senen berhasil menggagalkan upaya penjualan anak. Dia menyatakan, pihak keamanan mendapatkan laporan dari salah seorang anak yang diduga akan diperjual-belikan.

    Pelaku, lanjut Hari, diduga satu orang. "Anak itu dan ketiga rekannya dibawa oleh seorang perempuan. Dari perempuan itu dia diberitahu akan ditawarkan kepada seorang laki-laki tidak dikenal," ujar Hari kepada Tempo di Pos Keamanan Atrium Senen, hari ini, Senin (22/2).

    Hari melanjutkan, dari informasi itu anak tersebut merasa takut dan segera melaporkan ke pihak keamanan yang ditemuinya. Namun Hari mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci kronologi kasusnya karena pada saat kejadian dia sedang tidak bertugas. "Yang pasti, dari laporan salah satu anak itu kami lakukan usaha preventif dan segera menggiring perempuan itu ke pos keamanan."

    Hari menyatakan pada saat kejadian tidak ada CCTV yang merekam di lokasi itu.

    Setelah berada di pos keamanan, lanjut Hari, petugas keamanan memanggil orangtua dari keempat anak tersebut. "Semuanya (anak) berasal dari Jakarta. Kami segera menghubungi Polsek Senen untuk menindaklanjuti kasus ini," ujar dia.

    RESTY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.