Minggu, 22 September 2019

Lima Puskesmas Kecamatan Sediakan Pembuatan Akta Kelahiran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Akta kelahiran saat ini dapat langsung dibuat pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di lima Kecamatan yang ada di Jakarta. Kelima Puskesmas yang dimaksud adalah Puskesmas Kecamatan Tambora Jakarta Barat, Puskesmas Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, Puskesmas Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat, Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dan Puskesmas Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara .

    “Kelima puskesmas ini adalah proyek percontohan. Dalam 1 atau 2 bulan mendatang seluruh puskesmas di 44 kecamatan nantinya dapat terlayani juga,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipili (Dukcapil) DKI, Franky Mangantas, hari ini.

    Semua bayi yang dilahirkan di 5 puskesmas ini, kata Franky, secara langsung dapat dibuatkan akta kelahiran dengan cara orang tua melengkapi data dasar dari bayinya. Data yang dilengkapi diantaranya nama bayi, surat perkawinan, dan surat keterangan dokter. “Akta kelahiran ini gratis dan langsung selesai saat bayi dibawa pulang oleh orang tuanya,” ujar Franky.

    Sebelumnya, Puskesmas Tambora Jakarta Barat yang menjadi satu diantara 5 Puskesmas yang dijadikan proyek percontohan menyediakan kepengurusan akte kelahiran untuk seluruh warga DKI. Dalam Puskesmas tersebut sudah terdapat petugas dari Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat dan semua piranti pembuatan akta dan komputer yang langsung online dengan data based dinas kependudukan.

    "Proses pembuatan akta 2-3 hari, biasanya pasien yang melahirkan baru pulang dari Puskesmas setelah 3 hari, jadi saat mereka pulang langsung bisa membawa akta kelahiran," ujar Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat, Ahmad Fauzi.

    RENNY FITRIA SARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe