Sopir Xenia Maut Dites Ketergantungan Obat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afriyani Susanti menutup wajahnya saat akan di periksa Direktorat Reserse Narkotik dan Obat-obatan Kepolisian Daerah Metro Jaya. TEMPO/Amston Probel

    Afriyani Susanti menutup wajahnya saat akan di periksa Direktorat Reserse Narkotik dan Obat-obatan Kepolisian Daerah Metro Jaya. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) akan memeriksa Afriyani. Pemeriksaan ini untuk menguji apakah Afriyani mengalami ketergantungan narkotik atau tidak "Sore nanti penyidik dari RSKO akan datang," kata Rikwanto, Jumat siang, 3 Februari 2012.

    Menurut Rikwanto, pemeriksaan ini bersifat jangka panjang. Kalau hari ini belum selesai, katanya, akan dilanjutkan Senin pekan depan.

    Mengenai rencana rekonstruksi kasus Afriyani, Rikwanto belum bisa memberitahu waktunya secara pasti. "Rekonstruksi tetap akan dilakukan. Mudah-mudahan pekan depan memungkinkan," ucapnya.

    Sampai saat ini, kata Rikwanto, kondisi kejiwaan Afriyani sangat stabil sehingga pemeriksaan akan berjalan terus.

    Afriyani Susanti, 29 tahun, adalah pengemudi Daihatsu Xenia yang menabrak 12 pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Januari 2012. Dalam peristiwa itu sembilan orang meninggal dan tiga orang luka berat.

    ELLIZA HAMZAH

    Berita Terkait
    Kena Pasal Pembunuhan, Sopir Xenia Maut Siapkan Saksi Ahli 
    Pasrah, Sopir Xenia Maut Ingin Minta Maaf Lewat Media
    Kronologi Xenia Maut Versi Pengacara Afriyani  
    Polisi Masih Buru Penjual Ekstasi Xenia Maut
    Polisi Konfrontir Sopir Xenia Maut Cs
    Pengemudi Xenia Maut Terancam Dipenjara 20 Tahun

    Pakar: Afriyani Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan

    Blakblakan Eksekutif Daihatsu Soal Rem Xenia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.