Calon Independen Optimistis Bersaing di DKI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Faisal Basri dan Biem Benyamin,di KPUD DKI Jakarta, (13/3). TEMPO/Tony Hartawan

    Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Faisal Basri dan Biem Benyamin,di KPUD DKI Jakarta, (13/3). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pasangan bakal calon dari jalur independen optimistis bakal mampu bersaing dengan calon usungan partai. Mereka pun yakin target dukungan untuk mereka mengalir terus. ”Harapan publik untuk calon alternatif sangat besar,” kata Tosca Santoso, manajer kampanye pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin, saat dihubungi kemarin.

    Warga Jakarta pada Juli nanti bakal menggelar pemilihan gubernur baru. Partai politik mulai mengusung nama-nama calon. Meski demikian, Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta memberi kesempatan kepada calon dari jalur independen alias tanpa dukungan partai.

    Inilah buah dari putusan Mahkamah Konstitusi yang memberi kesempatan kepada pasangan dari jalur independen alias bukan dari partai untuk berlaga. Hingga akhir masa pendaftaran, dua pasangan bakal calon maju mendaftar. Mereka adalah Faisal Basri-Biem Benyamin dan Hendardji Supandji-Ahmad Riza Patria.

    Untuk maju dalam pemilihan, bukanlah persoalan mudah. Para calon independen diharuskan mengumpulkan dukungan berupa kartu tanda penduduk (KTP) minimal sebanyak 407.364. Walhasil, pasangan Faisal-Biem mendaftarkan diri pada Senin lalu. Pasangan Hendardji-Ahmad baru mendaftar kemarin.

    Tapi, dari hasil verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan, terjadi penurunan jumlah dukungan. Tosca mengatakan tim pengacara pemenangan Faisal-Biem telah mengirim surat kepada Komisi untuk mengklarifikasi penurunan angka verifikasi faktual mereka menjadi 51,52 persen. Dia mengatakan tim telah menyerahkan sebanyak 454 ribu KTP. Namun yang diumumkan ada hanya 422 ribu. “Ke mana sisanya?” ujar Tosca.

    Adapun pasangan Hendardji-Ahmad berjanji melengkapi kekurangan persyaratannya melalui tim sukses pada 5 April mendatang. Termasuk kekurangan 14 ribu dukungan dari hasil verifikasi faktual yang diumumkan Komisi pada 12 Maret lalu. ”Kami masih mempunyai 50 ribu dukungan. Nanti yang diserahkan hanya dua kali lipat dari kekurangan saja,” ujar dia.

    Meskipun persyaratan itu berat, mereka optimistis mampu menjadi pesaing bagi calon yang diusung partai politik. ”Ini dibuktikan dengan beberapa survei yang menunjukkan bahwa masyarakat banyak menaruh harap pada calon independen,” kata Tosca.

    GADI MAKITAN | PINGIT ARIA | SUKMA

    Berita terkait
    Warga Solo Gelar Voting untuk Jokowi dan DKI 1
    Jokowi Emoh Jadi Wakil Foke
    Protes Faisal-Biem ke KPU DKI Jakarta
    Jokowi: Ketimbang Jadi Wakil, Mending di Solo Saja
    Jelang Pendaftaran, Fauzi Bowo Panen Dukungan
    Jokowi: 13 Orang Yang Menawarkan Wagub DKI 1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.