Hari Ini, Demo BBM Akan Kepung Istana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dengan membawa spanduk, sejumlah buruh melakukan aksi penolakan rencana kenaikan harga BBM didepan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (03/29). TEMPO/Fully Syafi

    Dengan membawa spanduk, sejumlah buruh melakukan aksi penolakan rencana kenaikan harga BBM didepan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (03/29). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO , Jakarta-– Rapat paripurna DPR yang akan menentukan harga BBM hari ini, Jumat 30 Maret 2012 bakal diwarnai aksi demonstransi oleh ribuan massa. Polisi memprediksi, aksi demonstrasi besar tolak kenaikan BBM terpusat di Istana Negara.

    Gelombang kedatangan mahasiswa dari berbagai daerah ke Jakarta untuk bergabung dengan mahasiswa di Ibukota terus berlangsung. "Targetnya menduduki gedung DPR dan menggagalkan kenaikan harga BBM," kata Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ngawi Agus Susanto kemarin. "Setelah demo di Surabaya, kami akan ke Jakarta," ujarnya.

    Hal yang sama dilakukan mahasiswa Cirebon. "Besok pagi-pagi sekali, kami, 10 orang akan berangkat ke Jakarta, yang lainnya menyusul," ujar Endin Saepudin, mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon (GMC).

    Tak hanya mahasiswa, buruh pun siap turun ke jalan. Menurut Koordinator KASBI Nining Elisof, sekitar 1000 buruh di Cikarang juga akan menutup ruas tol Jakarta-Cikampek hari ini. Dengan menunggang sepeda motor, buruh akan bergabung dengan demonstran di di Gedung DPR RI dan Istana Negara.

    Partai PDI Perjuangan yang sejak awal menolak kenaikan BBM tak akan mengerahkan massa. "Tapi, kami tak melarang kader turun ke jalan. Kalau mereka turun, ya turun sebagai rakyat," kata Wakil Sekjen PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareirra.

    Aksi demo menolak kenaikan BBM kian memanas. Kemarin, tiga mahasiswa di Bekasi tertembak peluru karet dan gas air mata aparat saat menggelar aksi di ruas tol Jakarta-Cikampek. Mereka terluka di bagian perut, punggung, dan kaki.

    Ditengah guyuran hujan deras, di Gedung DPR Senayan, ratusan demonstran berhasil mencabut tiang gerbang pintu utama DPR. Istana Negara juga dikepung sekitar 500 mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Angkatan Muda Muhammadiyah (KAMMU).

    Di Cirebon, sekitar 300 massa Aksi blokir jalan di beberapa titik, diantaranya di Jalan Pemuda by pass dan di jalur pantura ruas Kedawung, Kabupaten Cirebon. Aksi blokir pantura itu dikeluhkan oleh pengguna jalan. "Waktu perjalanan jadi panjang,” ujar Suhirman, supir bus rute Bandung-Cirebon.

    Di Riau, mahasiswa berhasil menekan anggota DPRD Riau untuk menanda-tangani surat penolakan kenaikan BBM. Di Padang, mahasiswa berhasil menduduki gedung DPRD. “Kami akan di sini hingga 1 April,” kata Roni, aktivis Lingkar Mahasiswa Minangkabau Raya (Lima Mira).

    Kepolisian Daerah Metro Jaya memperkirakan, aksi demonstransi besar tolak kenaikan BBM hari ini terpusat di Istana Negara. "Presiden kan sudah datang dari Beijing, kami antisipasi keamanan di Istana Negara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto. Untuk antisipasi gelombang demo tersebut, Polda tetap mengerahkkan 22.000 personelnya, dibantu aparat TNI 8.000 personel.

    ISHOMUDDIN | HAMLUDDIN | FEBRIYAN | IVANSYAH | M. RIZKI | GADI M | | HARI TRI| JUPERNALIS |ANDRI F | SATWIKA M | ENI S

    Berita lain:
    Sektor Transportasi Dapat Kompensasi Rp 5 Triliun

    Massa Puas, DPRD Riau Tolak Kenaikan Harga BBM
    Soal BBM, Golkar Ikut 'Galau' Bareng PKS
    Mahasiswa Berencana Duduki Istana Besok

    PDI Perjuangan Bantah Tarik-Ulur BBM
    Mendarat di Halim, SBY Rapat Mendadak
    ICW Akan Laporkan Dugaan Mark-Up Subsidi BBM ke KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.