263 Polisi Amankan UN SMA di Jakarta Timur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia persiapan Ujian Nasional memasang  foto-foto  peserta  Ujian Nasional saat persiapan ruangan di SMA 70, Jakarta, (13/4). Ujian Nasional akan dilaksanakan 16-19 April 2012.  ANTARA/M Agung Rajasa

    Panitia persiapan Ujian Nasional memasang foto-foto peserta Ujian Nasional saat persiapan ruangan di SMA 70, Jakarta, (13/4). Ujian Nasional akan dilaksanakan 16-19 April 2012. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepolisian Resor Jakarta Timur menyiapkan sekitar 263 personilnya untuk mengamankan jalannya Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan dimulai besok. “Merekaa dilibatkan dalam pengamanan UN,” ujar Kepala Bidang Humas Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Didik Heriyadi, kepada Tempo, Minggu, 15 April 2012.

    Selain itu, Polres Jaktim juga akan melibatkan 63 personil tambahan untuk mengawal dan menjaga distribusi soal Ujian Nasional esok pagi. “Tercatat ada 239 lokasi UN SMA besok hari,” ucap Didik.

    Untuk wilayah UN SMA di Jakarta Timur, terbagi atas enam rayon. “Titik kumpul naskah akan berada di SMA Negeri 26,” tambahnya. SMAN 26 Jakarta yang beralamat di Jalan Balai Pustaka Baru I, Pulo Gadung, Jakarta Timur, akan menjadi tempat awal pendistribusian soal UN SMA di Jakarta Timur.

    Dari SMAN 26, naskah ujian akan dibawa ke enam rayon yang tersebar di berbagai wilayah. Rayon tersebut antara lain, rayon 13, 14,15, 16, 17 dan rayon 5.

    Rayon 13 berpusat di SMAN 39, di bilangan Cijantung. Kemudian rayon 14, berpusat di wilayah SMAN 48, Pinang Ranti, Taman Mini Indonesia Indah. Rayon 15 berpusat di SMA 54 Jakarta, Jatinegara. Sedangkan rayon 16 dan 17 masing-masing berpusat di SMA 31, Kayumanis dan SMA 102, Kayu Tinggi, Cakung. Selain itu, rayon 5 akan berpusat di SMA 10, Jalan Mayjen Sungkono, Jakarta Timur. Dari setiap rayon tersebut, semua naskah soal ujian nasional akan didistribusikan ke seluruh sekolah.

    SUBKHAN


  • UN
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.