IPW: 3 Alasan Melarang Konser Lady Gaga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah organisasi massa Islam di DKI Jakarta menggelar jumpa pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta,Kamis (24/05). Mereka menolak digelarnya konser di Jakarta ditolak bukan hanya Lady Gaga, namun lebih kepada liberalisasi kebudayaan

    Sejumlah organisasi massa Islam di DKI Jakarta menggelar jumpa pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta,Kamis (24/05). Mereka menolak digelarnya konser di Jakarta ditolak bukan hanya Lady Gaga, namun lebih kepada liberalisasi kebudayaan "Nilai-nilai agama menjadi terusik dengan kebebasan ini yang menimbulkan masalah. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesian Police Watch meminta Kepolisian Daerah Metro Jaya membatalkan konser penyanyi asal Amerika Serikat, Lady Gaga. Pembatalan atau penolakan ini dinilai sebagai tanggung jawab kepolisian untuk menegakkan Undang-Undang Pornografi.

    "Polri harus profesional dalam menegakkan Undang-Undang Pornografi dan harus segera membatalkan konser Lady Gaga," kata Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane, dalam pesan pendeknya, Minggu 27 Mei 2012.

    Neta menyatakan Polda Metro harus segera mengeluarkan keputusan larangan konser Lady Gaga agar tidak memunculkan kontroversi berkepanjangan yang menguras energi.

    Ia juga memaparkan tiga alasan Polda Metro Jaya menolak konser pelantun lagu Born this Way'ini. Pertama, Indonesia punya Undang-undang Pornografi. Kepolisian bertugas melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi serat pornoaksi.

    "Semua komponen bangsa, terutama warga negara asing, harus menghormatinya karena ini menyangkut integritas bangsa Indonesia," kata Neta.

    Alasan kedua, menurut Neta, rencana konser Lady Gaga sudah menimbulkan polemik yang berpotensi mengganggu keamanan ketertiban masyarakat dan konflik sosial. "Konflik bisa terjadi terutama di lokasi konser, jika konflik terjadi Polri pasti akan disalahkan publik," kata dia.

    Alasan ketiga, kasus konser Lady Gaga sudah dipolitisasi, hal ini terbukti dari kelompok politik yang sudah melakukan tekanan terhadap Polri. IPW, menurut dia, juga mengimbau Polda Metro Jaya untuk dapat profesional sehingga tidak mau diintervensi kelompok tertentu untuk melaksanakan konser kontroversial tersebut.

    Big Daddy, promotor konser Lady Gaga, berencana menggelar konser pada 3 Juni 2012. Konser dengan penonton sekitar 50 ribu ini akan digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta. Selain terkendala izin, konser ini juga menuai banyak penolakan dari kelompok yang kontra. Beberapa kelompok mengirimkan rekomendasi penolakan ke Polri.

    FRANSISCO ROSARIANS



    Berita Terkait:

    Konser Lady Gaga, FPI Tanggung Jawab Dunia Akhirat
    Tolak Lady Gaga, FPI Demo 1 Juni
    Lady Gaga Menolak Disensor
    Simbol-simbol Kontroversi Lady Gaga
    10 Hal Kontroversi Lady Gaga
    6 Lagu Lady Gaga yang Disensor di Malaysia
    Kapolda Tetap Tolak Konser Lady Gaga
    Benarkah Lady Gaga Batal Konser di Jakarta
    Lady Gaga Ternyata Ogah Didikte
    Ongkos Datangkan Gaga Sekitar Rp 20 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.