Buruh Bekasi Tuntut Upah Lebih Tinggi Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan buruh dari kawasan industri Jababeka Bekasi menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, (12/07). Mereka menolak kebijakan pemerintah terkait upah dan outsourcing. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ribuan buruh dari kawasan industri Jababeka Bekasi menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, (12/07). Mereka menolak kebijakan pemerintah terkait upah dan outsourcing. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Buruh Bekasi berencana berunjuk rasa di beberapa kawasan industri, Senin, 18 November 2013. Mereka akan menuntut upah yang lebih tinggi dari yang telah disepakati dewan pengupahan setempat sebesar Rp 2.441.954.

    "Kalau bisa besok turun semua ke lapangan," kata juru bicara buruh Bekasi, Baris, ketika dihubungi Tempo, Ahad malam, 17 November 201.

    Sampai sekarang, kata Baris, setidaknya sekitar 40 ribu buruh sudah memberikan konfirmasi untuk mengikuti unjuk rasa pada Senin, 18 November 2013. Mereka menilai upah minimum provinsi (UMP) yang ditentukan untuk Bekasi terlalu mengacu pada Jakarta, yang sudah lebih dulu ditetapkan sebesar Rp 2.241.000. (Baca: Beda Tipis UMP Bekasi dan Jakarta)

    Padahal, Bekasi merupakan kota yang dipenuhi dengan berbagai industri. "Harusnya lebih besar, dong. Bekasi itu kota industri," ujar Baris. Jika semuanya turun untuk berunjuk rasa, kata Baris, semestinya ada sekitar 500 ribu buruh yang melakukan mogok kerja.

    SUTJI DECILYA

    Terpopuler
    Jonas Minta Maaf, FPI Tetap Ingin Dia ke Penjara

    Erick Thohir Ingin Boyong Messi ke Inter

    Mariah Carey Merasa Dibohongi di Idol 

    Jonas Mengaku Telah Menikah dan Masuk Islam  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.