Pemasangan RFID Gratis dan Tak Berbatas Waktu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre pengambilan alat nirkabel teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang dibagikan gratis kepada pengguna kendaraan pribadi di SPBU Pondok Kopi, Jakarta (28/11).  Pemasangan RFID ini diadakan di 5.027 SPBU dan 92.000 (pompa bensin) di seluruh Indonesia. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Warga antre pengambilan alat nirkabel teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang dibagikan gratis kepada pengguna kendaraan pribadi di SPBU Pondok Kopi, Jakarta (28/11). Pemasangan RFID ini diadakan di 5.027 SPBU dan 92.000 (pompa bensin) di seluruh Indonesia. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan pemasangan perangkat radio frequency identification (RFID) untuk BBM bersubsidi pada kendaraan tidak dikenakan biaya alias gratis. Pemasangan RFID ini juga tidak memiliki batas waktu.

    "Kami tegaskan tidak ada pungutan untuk pemasangan RFID tersebut dan tidak ada batasan waktu pemasangan sehingga masyarakat tidak perlu panik," ujar juru bicara Pertamina, Ali Mundakir, dalam keterangan resmi, Rabu, 27 November 2013.

    Ali menyesalkan beredarnya informasi dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab mengenai pungutan sejumlah uang tertentu untuk memasang RFID. Termasuk informasi yang tak benar mengenai denda jika masyarakat melewati batas waktu pemasangan RFID pada akhir November 2013 ini.

    "Tanggal 31 Desember 2013 merupakan target penyelesaian pemasangan RFID untuk kendaraan di wilayah DKI Jakarta. Tetapi pemasangan RFID selanjutnya akan gratis selamanya dan tidak ada batasan waktu," ujar Ali.

    Pertamina melalui PT Inti sebagai mitra penyedia teknologi RFIS sedang mengusahakan kemungkinan untuk memperluas titik pemasangan di luar SPBU, seperti ruang terbuka, parkir mal, dan lainnya di luar hari kerja. Untuk saat ini, masyarakat dapat melakukan pemasangan di sekitar 60 titik yang telah disediakan, baik di SPBU maupun di titik lainnya. Untuk mengetahui lokasi pos registrasi RFID dapat menghubungi contact center Pertamina 500-000, follow twitter @SMPBBM dan Facebook: SMPBBM atau melalui www.pertamina.com.

    Ali mengatakan, saat ini program pemasangan RFID dimaksudkan untuk melakukan monitoring dan pencatatan transaksi pembelian BBM bersubsidi. "RFID ini hanya untuk mencatat identitas kendaraan dan merekam volume pembelian setiap transaksinya. Jadi, tidak ada pembatasan volume pembelian," ujarnya.

    Sebelumnya, beredar pesan singkat berisikan ajakan agar masyarakat tidak terlambat memasang stiker RFID. Isinya, "Jangan lupa mobil anda dipasang sticker RIFD. Bisa diambil gratis smpai akhir November 2013 ini dgn menunjukkan STNK mobil. Cari Pom bensin yg ada tmpat pemasangan RIFD... Krn tdk semua Pom bensin ada. Lewat dr November dkenakan biaya 200 ribu. RIFD itu digunakan sbg Tanda utk izin pengisian bahan bakar Premium/Solar di mobil anda, apabila tidak memiliki RFID maka anda di tahun depan tidak akan diijinkan mengisi BBM bersubsidi Premium/Solar Tempat pemasangan rfid http://tmi.me/1cmyln"

    AYU PRIMA SANDI

    Berita Lain:
    Tangkap Jaringan, Polisi Sita 13 Kilogram Ganja
    200 Dokter Tangerang Tuntut Dokter Ayu Dibebaskan
    Vika Cabut Laporan, Kasus Flo Masih Jalan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.