Rekonstruksi Holly, Polisi Perankan Pembunuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka Gatot Supiartono (kanan) dan tersangka Surya Hakim (di dalam mobil) memperagakan pertemuan mereka ketika merencanakan pembunuhan Holly Angela Hayu, pada saat rekonstruksi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Tersangka Gatot Supiartono (kanan) dan tersangka Surya Hakim (di dalam mobil) memperagakan pertemuan mereka ketika merencanakan pembunuhan Holly Angela Hayu, pada saat rekonstruksi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pembunuhan Holly Angela Wahyu, 37 tahun, pada Selasa 3 Desember 2013, di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.  

    "Secara keseluruhan ada 52 adegan," ujar Kanit V Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Antonius Agus, Selasa, 3 Desember 2013.

    Rekonstruksi  dihadiri tiga dari lima anggota komplotan pembunuh Holly, yakni Surya Hakim, Abdul Latief, dan Pago, Dua tersangka pembunuh lain terpaksa diperagakan oleh penyidik.

    Mereka adalah Riski Hutagalung, sang eksekutor, yang hingga kini masih buron. Satu pembunuh lagi, Elriski Yudhistira, sudah tewas terjatuh usai membunuh Holly.
    "Ini (peragaan oleh penyidik) tidak akan mempengaruhi objektivitas rekonstruksi," ujar Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.