Jokowi Soal JLNT: Silakan Pilih Atas atau Bawah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kendaraan melintasi Jalan Layang Non-Tol  Kampung Melayu - Tanah Abang yang masih sepi karena belum dioperasionalkan di Jalan Casablanca, Jakarta (25/11). Tempo/Aditia Noviansyah

    Sebuah kendaraan melintasi Jalan Layang Non-Tol Kampung Melayu - Tanah Abang yang masih sepi karena belum dioperasionalkan di Jalan Casablanca, Jakarta (25/11). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah meresmikan Jalan layang non-tol (JLNT) Casablanca pada Senin lalu, 30 Desember 2013. Dalam beberapa jam setelah peresmian itu, JLNT Casablanca langsung dipenuhi kendaraan. Kemacetan pun tak terhindarkan.

    Melihat hal itu, pria yang akrab disapa Jokowi ini berpendapat bila masyarakat Jakarta memang senang memilih kemacetan. "Kami memberikan pilihan, silakan ke atas atau ke bawah," kata Jokowi, Kamis, 2 Januari 2014.

    TMC Polda Metro Jaya sempat melansir kemacetan terjadi baik di jalan layang maupun pada jalur reguler di bawahnya. Kepadatan kendaraan itu mengular di lajur menuju Tanah Abang.

    Sebelumnya, jalan layang ini diproyeksikan sebagai akses alternatif dari Karet, Jakarta Pusat; menuju Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang bebas hambatan. Jalan layang ini pun sempat digadang-gadang bisa mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Casablanca.

    ISMI DAMAYANTI

    Terpopuler:
    Kelompok Teroris Ciputat Punya Rumah di Rempoa
    Petugas SPBU Ditusuk karena Menegur Pemuda Merokok
    Wajib Naik Angkutan, PNS Harus Berangkat Dini
    Jokowi Perintahkan PNS DKI Naik Angkutan Umum
    Arus Balik Tahun Baru, Jalur Puncak Macet



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.