Banjir Kepung Warga Perumnas Bekasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanggul  yang berbatasan dengan kali Bekasi saat banjir di  perumahan Pondok Ged, Jatiasih, Bekasi, (5/2). Tempo/Rully Kesuma

    Tanggul yang berbatasan dengan kali Bekasi saat banjir di perumahan Pondok Ged, Jatiasih, Bekasi, (5/2). Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Bekasi - Hujan lebat sejak dinihari tadi membuat sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai tergenang air kembali (baca: Banjir, 1500 Warga Bekasi Mengungsi). Ketinggian 30 hingga 60 sentimeter. "Diperkirakan siang nanti genangan bertambah, sebab hujan masih berlangsung," kata Ketua Taruna Siaga Bencana Kota Bekasi Engkus Kustara, Jumat, 17 Januari 2014.

    Sejauh ini, menurut Engkus, beberapa titik yang sudah tergenang di antaranya Perumahan Rawalumbu, Narogong, Perumnas 3, Kartini, dan Pondok Ungu Permai. Sedangkan beberapa wilayah langganan banjir, seperti Perumahan Bumi Nasio dan Kompleks Dosen IKIP, masih relatif aman. "Tapi, kendaraan sudah dievakuasi ke dataran lebih tinggi untuk antisipasi," ujarnya.

    Hari Fauzan, 27 tahun, warga Perumnas 3, Bekasi Timur, mengatakan hujan sejak dinihari tadi membuat genangan meninggi. Ketinggian air mencapai 40 sentimeter. "Di rumah saya, belum masuk ke dalam, cuma di tetangga sudah masuk," katanya.

    Banjir yang melanda daerah tersebut membuat aktivitas sebagian warga lumpuh. Beberapa orang terpaksa diam di rumah karena tak dapat keluar. "Tidak bisa ke mana-mana, jaga rumah, takut air makin tinggi, soalnya masih hujan," ujar Hari.

    Sementara itu, saat ini warga bantaran Kali Bekasi waspada banjir kiriman. Mereka terus memantau perkembangan debit kali, karena sejak pagi hingga saat ini hujan masih turun. "Di Bogor, hujan terus, takutnya ada kiriman," kata Dimas Adi Kumara, 27 tahun, warga Pondok Mitra Lestari, Kecamatan Jatiasih.

    ADI WARSONO



    Terpopuler
    Jengkel Dicaci Maki, Ani SBY Sentil Istri Jokowi
    Begini Jokowi Menjawab Sentilan Ibu Ani Soal Istrinya 
    Sedang Pimpin Rapat, Ani SBY Malah Angkat Telepon 
    Wawancara Lengkap Angel Lelga di Mata Najwa 1  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.