Polisi Sigakan 2.400 Personil untuk Amankan Imlek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ledakan bom terjadi di Vihara Ekayana yang terletak di Jalan Mangga, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/8) malam. Dua bom berdaya ledak rendah meledak pada sekitar pukul 19.00 WIB. TEMPO/Mohammad Andi Perdana

    Ledakan bom terjadi di Vihara Ekayana yang terletak di Jalan Mangga, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/8) malam. Dua bom berdaya ledak rendah meledak pada sekitar pukul 19.00 WIB. TEMPO/Mohammad Andi Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan sebanyak 2.400 personel akan disiagakan saat perayaan Tahun Baru Imlek 2565 pada Jumat, 31 Januari 2014.

    Seluruh personel akan disebar di 295 vihara yang ada di Jakarta, Tangerang, Depok, dan Bekasi. "Sterilisasi akan mulai dilakukan pada malam ini," kata Rikwanto di kantornya, Kamis, 30 Januari 2014.

    Rikwanto menuturkan, pengamanan khusus akan diterapkan pada beberapa vihara besar di antaranya Vihara Ekayana, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Vihara ini diteror dua bom berdaya ledak rendah pada 4 Agustus 2013. Ledakan bom terjadi pada pukul 19.00 dan pukul 22.00.

    Dalam pengamanan besok, Rikwanto mengatakan, pintu pengamanan dan detektor logam juga akan diletakkan di pintu masuk vihara. Nantinya, semua umat Budha harus diperiksa dahulu sebelum memasuki area vihara.

    Meski belum menerima laporan adanya ancaman bom, kepolisian tidak akan menganggap remeh pengamanan Imlek serta tak menjadikannya momok menakutkan. "Kita bersama-sama waspada," kata dia.

    LINDA HAIRANI
     

    Berita lain
    Akil Merasa Dilangkahi, Gugatan Khofifah Kalah
    Kubu Akil Sebut MK Menangkan Gugatan Khofifah  
    Kasus Gele P-16, Akil Pernah Menolak Diperiksa BNN  
    Akil Mochtar Jalani Tiga Sidang Sekaligus Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.