Seputar Istana Banjir, Ini Jawaban Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu lintas tersendat di Jalan Abdul Muis menuju Harmoni) dan Depan Istana Negara Banjir Twitter.com/@Delta_FM/@LanFianie

    Lalu lintas tersendat di Jalan Abdul Muis menuju Harmoni) dan Depan Istana Negara Banjir Twitter.com/@Delta_FM/@LanFianie

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan bahwa penyebab banjir di kawasan Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, pagi tadi akibat hujan deras, bukan faktor saluran air. "Ya, tadi hujannya memang deres banget. Hujan lokal dan deres banget," kata dia, Rabu, 5 Februari 2014.

    Menurut Jokowi, genangan di kawasan itu akan surut pada siang hari. Jokowi pun menantang untuk mengeceknya. "Sekarang kita lihat ke sana masih ndak? Kan udah kering." (Baca: Penyebab Istana Dikepung Banjir)

    Jokowi mengklaim kini jalan protokol sudah tidak banjir. "Dulu kan Sudirman-Thamrin hujan sedikit aja banjir. Sekarang sudah enggak."

    Seperti diberitakan sebelumnya, pagi tadi air setinggi 30- 40 sentimeter menggenangi jalan protokol di sekitar Istana Negara, yakni Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara. Genangan mencolok di depan beberapa gedung lembaga negara dan kementerian, seperti Kementerian Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat, gedung Radio Republik Indonesia, Mahkamah Konstitusi, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Perhubungan.

    ATMI PERTIWI

    Berita Terpopuler :
    Jokowi Tak Bisa Terus-terusan Ngider
    Atasi Banjir, Jokowi Ajak Kerja Bareng
    Tetangga Apartemen Mimpi Ditemui Feby Lorita
    Ahok Kaget Usul 200 Truk Sampah Tak Masuk DPRD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.