Terlambat ke Kantor, Ahok: Waktu Adalah Uang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dirinya rugi naik Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB). "Saya jadi kesiangan datang ke kantor. Telat satu jam ini," ucapnya, Jumat, 7 Februari 2014. Bahkan, menurut dia, dirinya lebih senang menggunakan kendaraan pribadi karena lebih cepat datang ke kantor. "Bagi saya waktu itu adalah uang," ucapnya.

    Kendati demikian, ia tak menyesal naik kendaraan umum. Selain ajang promosi agar warga naik BKTB, kendaraan bus tiga perempat ini juga cukup nyaman. "Nyaman kok busnya."

    Satu jam lebih perjalanan yang ditempuh Ahok menuju kantornya di bilangan Medan Merdeka Selatan. Ahok tiba di kantor sekitar pukul 08.30 WIB. Ahok sendiri baru keluar dari rumahnya Blok J Nomor 39 di Kompleks Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, sekitar pukul 07.15. Dari rumah ia menggunakan sepeda bermotif loreng menuju shelter Waduk Pluit.

    Menurut dia, dengan dirinya memakai kendaraan umum, diharapkan warga Pluit dan Pantai Indah Kapuk (PIK) turut pula menggunakan jasa BKTB. "Kami ingin mengkampanyekan agar kelas menengah ke atas naik bus. Maka harganya mahal (Rp 6.000)."

    Namun, ia mengatakan, pihaknya tak bisa memaksa orang untuk naik kendaraan umum ketika moda transportasi tersebut masih tak nyaman dan macet. "Kalau seperti ini kan cukup nyaman. Nanti warga banyak yang naik. Tetangga saya saja banyak yang ingin ikut dengan saya tadi," ucapnya.

    Di lain pihak, Gubernur DKI Jakarta mengayuh sepeda dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati ke Balai Kota pagi ini, Jumat, 7 Februari 2014. Berangkat pukul 06.30 WIB dan tiba pukul 07.00 WIB. (baca: Ahok Nikmati Nyamannya Naik Angkutan Umum)

    Jokowi bersepeda bersama komunitas Bike to Work. Rute yang ditempuh adalah Menteng, Diponegoro, RSCM, Menteng Raya, Tugu Tani, Balai Kota. Menggunakan sepeda Polygon hijau, juga berbatik kuning Bike to Work, dia tampak berpeluh setelah menggowes.

    ERWAN HERMAWAN

    Baca juga:
    Hanya Jokowi yang Masuk Kriteria Capres Habibie

    Di Mata Najwa, BJ Habibie Tak Kenal Rhoma Irama

    Anas Sebut Ada Perintah Politik SBY Soal Century

    Ini Model yang Diduga Selingkuhan Bill Clinton


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?