Polisi Imbau Tempat Hiburan Awasi Pengunjung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Livina B 1346 ZVA yang menabrak truk di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan (23/3). Twitter.com/@TMCPoldaMetro dari @ahmad_fajrul

    Mobil Livina B 1346 ZVA yang menabrak truk di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan (23/3). Twitter.com/@TMCPoldaMetro dari @ahmad_fajrul

    TEMPO.CO , Jakarta: Kepala Sub-Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hindarsono, mengimbau pemilik tempat hiburan berperan serta mengontrol pengunjung yang diperkirakan tak dapat mengemudikan kendaraan dalam keadaan stabil menjelang Minggu dini hari. Alasannya, kecelakaan kendaraan bermotor kerap terjadi pada waktu tersebut.

    "Selain dari kami, pengawasan juga sebaiknya dilakukan oleh pemilik tempat hiburan," kata Hindarsono saat dihubungi Tempo, Minggu, 23 Maret 2014.

    Hindarsono menjelaskan, pengawasan dari pemilik tempat hiburan dapat dimulai dari petugas keamanan maupun petugas parkir. Mereka dianjurkan untuk mengingatkan para pengunjung yang terlihat lelah, mengantuk, maupun mabuk untuk tidak berkendara.

    Peringatan tersebut sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab pemilik tempat hiburan terhadap pelanggannya. "Tujuannya agar mereka tak cuma ambil untung, tetapi ikut peduli," ujar Hindarsono.

    Pernyataan Hindarsono tersebut menanggapi kecelakaan yang terjadi pada Minggu, 23 Maret 2014. Mobil Nissan Grand Livina abu-abu bernomor polisi B 1346 ZVA yang dikendarai oleh Arfie Rausyanfikri, 21 tahun, menyeruduk truk di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan. Truk bernomor polisi E 9242 HB yang mogok berusaha ditepikan oleh lima warga dan seorang kernet truk untuk diganti bannya. Akibatnya, seorang warga bernama Wastori, 58 tahun, asal Tegal tewas di tempat. (baca: Sopir Livina Maut di Cilandak Masih Belum Sadar)

    Menurut Hindarsono, polisi melakukan operasi rutin di tempat hiburan setiap Sabtu malam dan menjelang pagi. Operasi yang dilakukan oleh Kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor Polda Metro Jaya bertujuan mencegah adanya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya. Sedangkan operasi penertiban di jalan raya, dilakukan oleh petugas dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya di jalan sekitar tempat hiburan dan jalan protokol. (Baca: Livina Seruduk Truk di Cilandak, 1 Orang Tewas)

    Meski telah melakukan operasi rutin, Hindarsono mengakui keterbatasan jumlah personel tak mencukupi untuk menjaga wilayah Ibu Kota pada akhir pekan. Ia meminta pemilik kendaraan bermotor agar tak memaksakan mengendarai kendaraannya saat kondisinya lelah dan tak stabil. "Kalau dipaksakan, selama ini yang dirugikan justru selalu orang lain," ujar Hindarsono.

    LINDA HAIRANI


    Terpopuler:
    Pesan Prabowo: Jangan Mau Dipimpin Tukang Bohong
    Chelsea Vs Arsenal 6-0, Mourinho Permalukan Wenger
    Umumkan Capres di Rumah Pitung Jadi Bumerang Buat Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.