Jakarta Utara Siapkan 200 Relawan Atasi Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara motor berusaha menerobos banjir setinggi lutut orang dewasa di sebagian Jalan Abdulah Syafei, Kampung Melayu, Jakarta, 20 November 2014. Banjir merupakan kiriman air kali ciliwung dari bogor. TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah pengendara motor berusaha menerobos banjir setinggi lutut orang dewasa di sebagian Jalan Abdulah Syafei, Kampung Melayu, Jakarta, 20 November 2014. Banjir merupakan kiriman air kali ciliwung dari bogor. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta: Dinas Sosial Jakarta Utara siap-siap menghadapi ancaman banjir di enam kecamatan. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Ika Lestari Adji mengatakan siaga banjir diberlakukan di enam kecamatan pada musim penghujan ini.

    "Kami sudah siapkan 200 relawan terlatih untuk mengatasi dampak banjir dan membantu di pengungsian nantinya," kata Ika kepada Tempo, Kamis, 20 November 2014. (Jakarta Banjir, Ahok Sibuk Terima Tamu Seharian)

    Enam kecamatan itu adalah Kecamatan Koja, Tanjung Priok, Kelapa Gading, Pademangan, Muara Penjaringan, dan Cilincing. Dari enam kecamatan tersebut, lokasi rawan tersebar di 12 kelurahan, yaitu Penjaringan, Kapuk Muara, Rorotan, dan Marunda, Pademangan Barat, Ancol, Cilincing, Kalibaru, Sunter Jaya, Pegangsaan Dua, Tugu Selatan, Sukapura. (Banjir 4 Meter, 432 Warga Kampung Pulo Mengungsi)

    Dia mengatakan pemerintah daerah juga telah melatih sejumlah warga untuk menyiapkan dapur umum --jika nantinya banjir datang-- yang akan disebar di lokasi pengungsian. "Kami juga siapkan logistik seperti beras sebanyak 50 ton untuk Desember 2014, selain minyak goreng dan mie instan. Perlengkapan tidur untuk pengungsi juga disiapkan seperti matras, bantal, tenda," ujarnya.

    Karena banjir di Jakarta Utara merata hampir di semua wilayah, maka tempat pengungsian difokuskan di tempat-tempat yang tinggi sebagai posko. "Pengalaman kami selama ini pengungsi difokuskan di Mesjid, rumah susun, dan kantor kelurahan," ujarnya. (Bekasi Mulai Disapa Banjir)

    Pemerintah Kota Jakarta Utara juga telah menyiapkan langkah untuk meminimalisir banjir di daerahnya. "Kami sudah membersihkan saluran irigasi," ujarnya. (14 Titik Banjir di Jakarta Pagi Ini)

    AMOS SIMANUNGKALIT

    Terpopuler:
    Mayat Wanita di Bandara, Pria Ini Diburu Polisi
    Kasus Transjakarta Udar Seret Artis Bella Sophie
    Katulampa Siaga 2, Air Sampai Jakarta 8 Jam Lagi
    BBM Naik, Mahasiswa UKI Bentrok dengan Polisi
    Anak Sri Wahyuni Terakhir Kontak Ibunya Jumat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.